KITA SANGAT marah atas drama kebohongan. Kenapa? Karena kita benci dengan kepalsuan dan menginginkan kejujuran.

Sementara mereka tertawa melihat kebohongan. Kenapa? Karena mungkin bagi mereka kebohongan adalah hiburan atau bisa jadi kebiasaan.

Tb Ardi Januar, penulis.

Kita tulus meminta maaf telah membela orang yang bercerita bohong. Kenapa? Karena kita bersikap dewasa dan berjiwa ksatria. Benar katakan benar. Salah katakan salah.

Sementara mereka tertawa melihat kita meminta maaf. Kenapa? Karena mungkin bagi mereka kata maaf adalah sebuah aib dan pantang untuk diutarakan.

Posisi Ratna Sarumpaet dan Kasus Kebohongannya

Mari kita tetap suarakan kebenaran dan kita lawan sekaligus kita ungkap sederet kebohongan. Kenapa? Agar Bangsa kita kelak melahirkan pemimpin yang menjunjung kebenaran, kejujuran dan keadilan.

Tan Malaka pernah berkata, seberapa pun cepatnya kebohongan, kebenaran pasti akan mengejarnya.

Si pembohong telah kita singkirkan dari barisan perjuangan. Pembohong lainnya siap-siap kita singkirkan tahun depan.

Setuju…?

*Jangan marah, nanti gua ketawa. (*)

[Oleh : Tb Ardi Januar. Penulis adalah politisi muda]

(*) Untuk membaca tulisan Tb Ardi Januar, silahkan KLIK DI SINI.


Tulisan opini di media ini boleh dikutip dan dipublikasikan di media lainnya. Terima kasih jika berkenan mencantumkan sumber kutipannya (media Opiniindonesia.com). Untuk pengiriman artikel dan kerjasama, hubungi : redaksi@opiniindonesia.com