by

Wah, Tidak Ada Terobosan di sektor Fiskal dan Riel

BAGAIKAN PESAWAT, untuk mengendalikan ekonomi diperlukan 2 mesin, yaitu moneter dan fiskal & sektor riil.

Harus dipuji mesin pertama, di bawah pimpinan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo sangat pro-aktif dan ahead of the curve untuk menstabilkan Rupiah.

Tapi mesin kedua payah, karena tidak ada terobosan di sektor fiskal dan riel. Kepincangan peran itu akan berdampak pada stagnasi ekonomi di 5%, yang akan terus berlanjut karena andalan utama hanya kebijakan moneter.

Minggu yang kalu, Bank Indonesia tandatangani perjanjian currency swap dengan China senilai $28,8 milyar (200 milyar yuan). Untuk China bagus karena memperkuat posisi yuan, tingkatkan hubungan bisnis dgn RI.

Untuk Indonesia, membantu menstabilkan rupiah, kurangi peranan $ dalam transaksi valuta.

Tetapi supply valuta tidak akan berubah kecuali ada terobosan berarti di sektor riel. Impak dan implikasi geo politiknya perlu diperjelas. (*)

[Oleh : DR Rizal Ramli. Penulis adalah ekonom dan mantan Menteri RI]

(*) Untuk membaca tulisan DR Rizal Ramli yang lainnya, silahkan KLIK DI SINI.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed