by

Pilih Saja Caleg-Caleg dari Partai Pendukung Prabowo-Sandi

DI TAHUN politik 2019 ini adalah momentum penentuan siapa yang bakal menduduki istana kepresidenan.

Tetapi melihat,membaca strategi rezim jokowi yang saya anggap tidak fair dalam pelaksanaan pemilu sejak 2014 maka saya perlu turut berfikir untuk menentukan langkah antisipasi

Bicara Caleg DPR dan DPRD maka kita bicara tentang kebijakan dalam menentukan sikap ketika menghadapi persoalan anggaran pembangunan dan praturan perundang undangan.

Jika penentuan kebijakan ini di pegang oleh mayoritas Caleg partai pendukung presiden karena memiliki jumlah kursi terbanyak maka berefek pula pada kebijakan presiden itu sendiri sebab DPR berfungsi untuk Menyetujui atau tidak menyetujui peraturan pemerintah pengganti UU (yang diajukan Presiden) untuk ditetapkan menjadi UU.

Disamping itu juga DPR memberikan persetujuan atau tidak atas RUU tentang APBN (yang diajukan Presiden).

Hal yang juga penting DPR
Memberikan persetujuan atau terhadap pemindah tanganan aset negara maupun terhadap perjanjian yang berdampak luas bagi kehidupan rakyat yang terkait dengan beban keuangan negara.

Untuk DPRD tentu terkait dgn kebijakan kebijakan pemerintah daerah misalnya Membahas dan memberikan persetujuan rancangan peraturan daerah mengenai anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) yang diajukan oleh kepala daerah.

Melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan daerah dan APBD. Masih banyak lagi yang lain.

Jadi fungsi Caleg nantinya jika duduk di kursi DPR/DPRD punya peranan penting untuk mengontrol kebijakan pemerintah.

Seorang calon legislatif (caleg) lolos Salah satu syarat mutlaknya adalah meraih suara mayoritas.

Dan di tahun 2019 nanti kita gunakan : Parliamentary threshold (ambang batas parlemen) yang mengatur syarat partai politik lolos ke DPR/DPRD, yaitu memiliki suara sebesar 4 persen di suatu tingkatan wilayah.

Presidential threshold (ambang batas presiden).

Dengan ditetapkan sebuah angka dalam presidential threshold,maka partai pengusung akan berusaha menyesuaikan kebutuhan suaranya sesuai angka yang ditetapkan.

Pada Pemilu 2019, presidential threshold berada di angka 20 persen suara kursi di DPR atau 25 persen suara sah nasional.

Hal yang juga penting 2019 kita gunakan metode Saint League Murni yakni metode penghitungan suara yang menggunakan angka pembagi untuk mengalokasikan kursi yang diperoleh setiap partai politik dalam sebuah dapil.

Angka yang digunakan untuk pembagi adalah angka ganjil (1,3,5,7,dst). Jumlah suara yang telah dibagi oleh angka ganjil tersebut akan diperingkatkan dan menentukan siapa saja partai/caleg yang lolos.

Metode Saint languange murni itu mau tidak mau perlu adanya suara terbanyak untuk menentukan siapa dan partai mana yang paling banyak calegnya mengisi kursi DPR/DPRD agar kontrol terhadap pemerintah lebih mendominasi.

Oleh karena itu Partai dan caleg mesti kerjasama mendulang suara tidak bisa jalan sendiri sendiri kalau mau menang.

2019 saya berharap Prabowo adalah presiden dimana DPR/DPRD di dominasi oleh calegn partai pendukung beliau agar antara DPR/DPRD selaras.

Oleh sebab itu saran saya bagi semua pendukung PADI seluruh indonesia disamping coblos nomor.2 juga coblos caleg caleg pendukung Prabowo Sandi.

Siapapun anda agar cek siapa caleg di dapil anda dan dari partai mana.
Pilihlah Caleg dan Partai : GERINDRA
DEKOKRAT, PAN, PKS, PARTAI BERKARYA.

2019 kita jadikan momentum terbaik menuju masa depan negara bangsa dan tanah air yang lebih baik.

Kita harus berani berubah sebab ibarat nasib, Allah tidak akan mengubah nasib seseorang jika ia tdk mau untuk berani mencoba berusaha.

2019 PRABOWO-SANDI DI ISTANA PRESIDEN

[Oleh : Von Edison Alouisci. Penulis dapat dihubungi via 081273311201]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed