GAGASAN DARI Timses petahana, bahwa debat visi dan misi Pilpres 2019 tidak perlu dilakukan oleh Capres atau Cawapres, cukup oleh TimSes saja, merupakan ungkapan kekalahan awal yang paling dalam.

Itu adalah pengakuan yang paling jujur dan ikhlas kalau pasangan Capres dan Cawapres dari petahana memang tidak bisa diandalkan untuk berdebat. Adu gagasan, misi & visi untuk Republik tercinta ini.

Brutalisme Politik, dan Panikisme Kelompok Pertahana

Kubu Jokowi Cs, sadar bahwa kalau dalam debat visi dan misi Jokowi kembali menabur janji, maka masyarakat yang cerdas akan terkikik geli. Toh janji-janji yang kemarin saja tinggal janji tanpa realisasi. Memang Republik ini mau jadi Republik Mimpi?

Pendukungnya akan tetap mengagungkan infrastruktur. Kemudian mereka menuduh kalau oposan tidak pernah bersyukur dengan adanya infrastruktur buatan Jokowi.

Well Hellowww … kalau kita bicara pakai logika dan fakta, yang tidak pernah bersyukur itu justru pendukung Jokowi. Mereka seolah-olah berfikir, Indonesia sebelum adanya Jokowi itu tidak punya bandara, tidak punya pelabuhan, gedung bertingkat, jalan tol atau yang mereka baru ngeh sekarang Trans Papua. 5 tahun ke belakang Indonesia adalah hutan belantara bagi mereka.

Pendukung Jokowilah yang tidak bersyukur dan mereka mencoba menghilangkan jasa jasa pemimpin bangsa sebelumnya.

Pages: 1 2 3Next page


Tulisan opini di media ini boleh dikutip dan dipublikasikan di media lainnya. Terima kasih jika berkenan mencantumkan sumber kutipannya (media Opiniindonesia.com). Untuk pengiriman artikel dan kerjasama, hubungi : redaksi@opiniindonesia.com