Survey Panik
Banyak cara dilakukan untuk menggembosi Prabowo-Sandi. Tapi, di luar prediksi mereka, soliditas dan gerakan masif justru makin meningkat. Artinya peluang Prabowo memimpin negeri semakin terbuka. Fakta ini pasti sudah mereka ketahui.

Sebagai penguasa, mereka pasti bisa menggunakan instrumen apa saja. Dan dari instrumen tersebut, mereka pasti punya survey tertutup dan tingkat validitasnya 99 persen akurat.

Maaf, lembaga survey bayaran seperti Denny JA dan kawan-kawan, hanyalah dipergunakan untuk kamuplase atau tipuan belaka.

Petahana pasti sesungguhnya juga sudah tidak senang dengan lembaga-lembaga survey yang menuhankan duit itu. Penguasa pasti tahu yang sebenarnya.

Tapi, biar gagah di hadapan rakyat (pendukungnya saja, itu pun semakin hari semakin menyusut), maka Denny JA dan sejenisnya tetap diminta eksis.

Dan dari instrumen resmi itu, petahana pasti tahu bahwa posisinya terancam. Konon ada lembaga resmi yang patut dipercaya sudah menyebutkan maksimal angka petahan tak akan bisa melewati 35 persen.

Untuk itu kepanikan terjadi bak gempa di atas 6 skala richter. Maka tsunami pun terjadi. Seperti itulah yang akhirnya semua cara untuk (menyerang oposisi baik sebagai individu maupun kelompok secara membabi-buta, baca: memfitnah, mengadu domba) dilakukan.

Pages:Previous page 1 2 3 4Next page


Tulisan opini di media ini boleh dikutip dan dipublikasikan di media lainnya. Terima kasih jika berkenan mencantumkan sumber kutipannya (media Opiniindonesia.com). Untuk pengiriman artikel dan kerjasama, hubungi : redaksi@opiniindonesia.com