SETIAP manusia diberikan pilihan-pilihan hidup untuk dipilih sebagai pegangan masa depan hidupnya dari segi ideologi, politik, ekonomi, sosial maupun budaya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kita diberikan pilihan melalui pintu yang lebar yang penuh dengan kenikmatan dunia, janji-janji manis yang penuh kepalsuan dan kemudahan-kemudahan duniawi yang menyesatkan dan mendapat pujian kehebatan yang semu ?atau kita memilih pintu yang sesak yaitu kehidupan yang penuh perjuangan untuk meraih masa depan dengan bekerja keras dan berpegang teguh pada prinsip kesetiaan pada janji dan firman Allah untuk masuk dalam kemenangan dan meraih kebahagiaan, keadilan dan kemakmuran ?

Kita sebagai manusia diberikan kebebasan dan otoritas untuk memilih dengan berpegang teguh pada firman Allah “Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang melaluinya; karena sesaklah pintu dan semputlah jalan menuju kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya”.

Berdasarkan pada firman Allah tersebut, untuk menuju pada kehidupan kekal memang tidak mudah, ada harga yang harus dibayar, ada penyangkalan diri, itulah sebabnya sedikit orang yang mau menempuh jalan itu.

Dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara dan menghadapi tahun politik menuju pada pemilu pileg bmaupun pilpres serenrak 17 April 2019 yang akan datang, kita sebagai manusia warga negara Indonesia diberikan pilihan.

Pilihlah dari 2 pilihan yang ada, memilih Jokowi sebagai petahana yang pintunya terbuka lebar dan jalannya luas menuju pada kebinasaan ?

atau memilih Prabowo yang pintunya sesak dan jalannya sempit namun menuju pada kehidupan, keadilan dan kemakmuran ?

Mintalah hikmah Allah untuk memilih.

[ Oleh : Nicholay Aprilindo, adalah Penulis Pemerhati Polhukam pada Lembaga Pengkajian Strategis Hukum, HAM, Politik dan Keamanan/LPSH2PK ]


Tulisan opini di media ini boleh dikutip dan dipublikasikan di media lainnya. Terima kasih jika berkenan mencantumkan sumber kutipannya (media Opiniindonesia.com). Untuk pengiriman artikel dan kerjasama, hubungi : redaksi@opiniindonesia.com