RIDHO Emak-Emak (ibu-ibu) sama dengan ridha Allah. Dan, surga ada di telapak kaki ibu (emak). Ya, Emak-emaklah yang saat ini menjadi garda terdepan bangsa ini.

Saya yakin, jika emak-emak sudah terpanggil, gerakannya akan terus, tak putus. Senyatanya, ridho itu telah bersemayam dalam dadanya, maka ridho Allah ini pun akan terus mengikuti. Sejatinya, jika ridho Allah telah datang diyakini tanda-tanda adanya ridho itu telah berulang diperlihatkan oleh Allah dengan berbagai cara sekurangnya selama tujuh bulan terakhir maka tak ada yang dapat menghalanginya. Bahkan, beragam kecurangan sekali pun, tak akan emak-emak dan kita gentar menghadapinya. Meski demikian, kita tetap wajib menjaga agar kecurangan itu tidak dibiarkan terus berulah.

Bayangkan, semua wajah aib atau rencana aib, sekonyong-konyong mencuat ke publik. Mulai dari kotak kardus yang terendam dan rusak hingga surat-surat suara yang dicoblos secara sengaja bukan pada waktunya. Begitu juga ada penampakkan menteri senior yang menyuap seorang kiayi dengan salam amplop, juga pejabat yang salah bicara dan sebagainya. Semua itu kini telah menjadi pengetahuan publik. Semua itu adalah makna adanya tanda-tanda ridho dari Sang Khalik untuk kita.

Tak heran jika kini dikalangan emak-emak, ada yang ikhlas berfikir, mencoba berinisiasi untuk kemping, berkemah (buka tenda), buka posko bersama. Ayo wujudkan saja. Bukan hanya sebatas di TPS-TPS atau PPS-PPS tapi segeralah buka tenda hingga ke PPK. Jangan lupa buat sistem berjaga yang penuh kewaspadaan agar tidak ada celah kosong yang bisa digunakan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk berbuat nista. Jangan lupa bawa juga semua keperluan yang dibutuhkan, termasuk hp. Gunakan untuk merekam dengan baik. Kondisikan segalanys dengan cermat.

Kritis, cerewet, kompak, aktif, feeling so good serta sikap tak ragu kiranya jadi modal dasar melakukan segala sesuatunya. Nasib bangsa ini, nasib anak, cucu dan cicit kita, wajar ada di tanganmu, di tangan kaum emak. Pastikan mereka bisa mewariskan kehidupan lebih baik dan lebih banyak lagi kebaikan untuk anak, cucu, dan cicit kita.

Ayooo Maaak, buat saja tenda-tenda itu. Buat juga kelompok-kelompok yang kompak. Buat juga foto-foto hasil C-1 dan foto-foto papan hasil hitungan sementara.

Yakini pula, emak-emak bisa menjaga marwah bangsa ini. Menjaga kemuliaan anak, cucu, dan cicit kita. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala melindungi kita semua. Aamiin.

[ Oleh : M,Nigara Penulis adalah wartawan senior, mantan Wakil Sekjen PWI ]

(*) Untuk membaca tulisan M. Nigara lainnya, silahkan KLIK DI SINI.


Tulisan opini di media ini boleh dikutip dan dipublikasikan di media lainnya. Terima kasih jika berkenan mencantumkan sumber kutipannya (media Opiniindonesia.com). Untuk pengiriman artikel dan kerjasama, hubungi : redaksi@opiniindonesia.com