DIREKSI Bank Mandiri harus di evaluasi dan diganti terkait peristiwa sabtu kemarin dengan hilangnya atau berkurangnya Dana nasabah bank Mandiri .

Sangat tidak masuk akal bank terbesar di Indonesia dan bank yang publik listed di pasar saham ,mengalami kekacauan sistim IT nya yang meyebabkan kepanikan Dan kerugian nasabah akibat saldo para nasabah pada berkurangnya.

Tidak bisa hanya minta maaf saja dengan alasan sedang melakukan maintenance sistim IT ya. .tapi harus ada pertanggung Jawaban Direksi Dan komisaris bank Mandiri .yang jelas jelas sudah menciptakan kekacauan sistim keuangan Dan bisnis di Indonesia

Nah Presiden Joko Widodo segera meminta kepada meneg BUMN untuk pecat semua Direksi Dan komisaris Bank Mandiri yang tidak punya kapasitas dan professional sebagai banker untuk ngurus bank Mandiri .

Jelas ya kalau sistim IT yang di maintenance terus saldo nasabah bisa berkurang itu sangat tidak mungkin terjadi pasti Ada sesuatu yang enga beres di bank Mandiri ya terkait sistim IT nya bisa jadi ada kegiatan yang bakal merugikan bank Mandiri secara sengaja

Dari peristiwa ini tentu saja bisa jadi sebuah hambatan bagi keberhasilan aktivitas bisnis di Indonesia yang sedang di kembangkan oleh pemerintahan Pak Joko Widodo .

Akibat peristiwa tersebut Juga bisa menyebabkan kepercayaan publik Dan nasabah terhadap keamanan Dana mereka jika di simpan di bank Mandiri

Nah sudah cukup bukti ya kalau Direksi Dan Komisaris Bank Mandiri memang layak untuk di copot semua nya .

Namun Demikian peristiwa ini jangan membuat para nasabah bank Mandiri untuk menarik dananya ..Kita tetap harus membesarkan bank Milik BUMN ini ya.

[Oleh: Arief Poyuono. Penulis adalah Waketum DPP Gerindra]


Tulisan opini di media ini boleh dikutip dan dipublikasikan di media lainnya. Terima kasih jika berkenan mencantumkan sumber kutipannya (media Opiniindonesia.com). Untuk pengiriman artikel dan kerjasama, hubungi : redaksi@opiniindonesia.com