by

Waspadalah, Ada Penjahat yang Pandai Adu Domba, Fitnah dan Nipu

Opiniindonesia.com – PKI yang bermisi membentuk masyarakat sosialis Indonesia untuk kemudiannya menjadikan masyarakat Komunis dalam proses perjuangannya tidak terang-terangan menentang Pancasila bahkan berkoar-koar menjadi pembela Pancasila.

Tidak tanggung-tanggung pada tahun 1964 DN Aidit Ketua CC PKI membuat buku yang berjudul “Aidit Membela Pantja Sila”.

Semua slogan itu ternyata palsu dan hanya kamuflase, terbukti pada bulan September 1965 PKI mencoba melakukan kudeta untuk menguasai pemerintahan dan mengganti ideologi Pancasila.

Aidit sendiri memang jujur menyatakan bahwa Pancasila hanya “alat pemersatu” dan jika masyarakat sosialisme Indonesia sudah terwujud maka Pancasila tidak diperlukan lagi.

Soal Agama sama saja diposisikan sebagai alat. Aidit menyatakan PKI tidak anti Agama dan anggotanya mayoritas beragama Islam. Tetapi PKI bersikap tergantung posisi Agama itu.

News Feed