by

Menguak Upaya Terselubung Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia

Opiniindonesoia.com – Deklarasi Koalisi Aksi Selamatkan Indonesia (KAMI) pada tanggal 18 Agustus 2020 yang lalu, berimplikasi terhadap suhu politik di Indonesia ditengah negara sedang fokus menghadapi bahaya Pandemi Covid-19.

Memanfaatkan situasi perekonomian dan ancaman kesehatan masyarakat saat ini, kelompok gerakan politik yang bertopeng gerakan moral ini, dalam maklumatnya menyebutkan poin-poin yang menggiring opini masyarakat.

Misalnya, pemerintah tidak sungguh-sungguh dalam mengatasi Covid-19, menyebabkan resesi ekonomi, melakukan praktik yang menyimpang dari Pancasila, upaya mengganti Pancasila.

Hingga tuntutan dan desakan kepada lembaga negara terkait proses pemberhentian Presiden (MPR, DPR, DPD, MK) yang tujuannya tak lain adalah untuk menggulingkan Pemerintahan yang sah.

Perbuatan menggulingkan pemerintahan yang sah (omwenteling) termasuk objek perbuatan Makar sebagaimana termuat dalam Pasal 107 KUHP. Perbuatan KAMI yang digagas oleh para tokoh diantaranya mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, diduga Makar dengan cara memprovokasi massa dan membentuk opini menyesatkan yang mengganggu keamanan dan stabilitas nasional.

News Feed