by

Menjadi Seorang Pemimpin Itu Memiliki Resiko, Dirahmati atau Dilaknati

Mengapa Menteri yang mengurusi agama dicaci hingga urusan tobat segala ? Ini semua akibat ulah sendiri. Menteri Agama itu fungsinya menjaga Agama bukan merusak dan memyakiti umat beragama. Ributnya cuma radikalisme dan intoleransi. Akibatnya ya itulah dibenci umat.

Banyak Menteri yang tidak amanah, tidak disukai sikap dan kebijakannya oleh rakyat. Menteri Pendidikan, Menteri Hukum dan HAM, Menteri Kesehatan, Mendagri, Menko Maritim dan Investasi, dan Menteri lain yang rawan dibenci oleh rakyatnya. Jika banyak Menteri yang tak disukai maka sudah pasti bermuara kepada Presiden.

Sedikit sekali puja puji kepada Presiden, itu pun dilakukan oleh orang yang dikualifikasikan sebagai pendukung buta. Tetapi yang mengolok-olok atau membully justru jauh lebih banyak. Ketika media mainstream dibungkam, media sosial menjadi cermin. Lihat dan rasakan kontennya positif ataukah negatif.

Terlepas dari konteks aktual, namun menjadi pelajaran sejarah bahwa pemimpin yang dibenci oleh rakyatnya bukan saja dipastikan jatuh dengan sakit tetapi juga kenangan pasca jatuhnya penuh dengan ceritra kenistaan dan keburukan.

Tinta hitam mengenai masa kelam kepimpinannya. Pemimpin yang dibenci karena ketidakadilan diancam adzab pedih di hari kiamat.

News Feed