by

Gatot Nurmantyo dan KAMI, antara Persekusi dan Anti Demokrasi

Opiniindonesia.com – Menarik menyimak sepak terjang dan gerakan moral kebangsaan yang dilakukan oleh KAMI (Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia). Yang tiba-tiba dalam waktu tak begitu lama, begitu bergelora di seantero nusantara.

Bermula dari performa tokoh inisiator, deklarator dan presidiummnya yang luar biasa, narasi dan tuntutan moral yang disuarakan juga begitu mengena. Tepat sasaran dan selaras dengan fakta kondisi negara hari ini yang semakin terpuruk.

Matinya trias politika ditambah lumpuhnya kontrol media utama dan mahasiswa, menjadikan penguasa hari ini menjelma menjadi oligharki tunggal. Kondisi ini yang membuat KAMI begitu diterima masyarakat bagaikan angin segar di tengah badai kekeringan pola diktatorian yang semakin parah diterapkan di negeri ini.

Upaya penggalangan massa dan penolakan massa oleh sebuah kelompok masyarakat yang anti terhadap kehadiran KAMI di daerah sangat lucu dan menggelikan.

Yang diperjuangkan KAMI itu adalah tentang nasib bangsa yang sekarat, dan konsen terhadap perlawanan gejala kebangkitan komunis serta penolakan tegas terhadap upaya mengganti Pancasila.

News Feed