by

Tugas Polisi adalah Melindungi dan Mengayomi, Bukan Ikut Kompetisi

Opiniindonesia.com – Masih ingatkah syair lagu yel-yel para suporter sepak bola yang sering kita dengar? Dengan nada riuh rendah mereka berteriak lantang merajuk dengan kalimat: “…Tugasmu mengayomi..! Tugasmu mengayomi..! Pak Polisi.. Pak Polisi… jangan ikut kompetisi…!”

Apa pesan yang tersirat dari syair lagu itu? Para suporter itu sebenarnya sedang menyampaikan pesan langit agar polisi itu objektif, netral dan melindungi pelaksanaan pertandingan sepak bola yang ditengarai ada potensi pak polisi ikut “berkompetisi” dalam pertandingan yang sedang berlangsung.

Kalau hal itu kita kaitkan dengan kehidupan hukum, politik dan HAM, maka polisi juga harus netral, tidak berpihak ketika ada warga negara sedang menjalankan hak asasinya.

Ketika ada orang atau sekelompok orang menjalankan haknya secara konstitusional, polisi harus mengayomi dan melindungi potensi terganggunya pelaksanaan hak tersebut dari ancaman, intimidasi, persekusi dari kelompok lain.

Dalam satu waktu itu tidak boleh ada masa aksi tandingan yang berusaha menggagalkan acara konstitusional tersebut. Tidak boleh ada pembiaran masa merangsek ke kelompok yang sedang menjalankan haknya untuk berserikat, berkumpul dan menyatakan pendapat. Ini negara demokrasi, Bung!

News Feed