by

Bersiaplah Jadi Warga Dunia Karena Negara tak Lagi Bermakna

-ANAB AFIFI-508 views

Opiniindonesia.com – Kantor Pos lenyap. Itu konsekuensi. Betapa pun di zamannya, Kantor Pos adalah lembaga paling romantis. Lembaga tempat merindu ketika pasangan jarak jauh saling menunggu surat cinta.

Atau ketika para santri yang setia menunggu kiriman uang melalui Pos Wesel dari orang tua. Seperti pernah saya alami 30 tahun lalu.

Tetapi semua harus berubah. Puisi tak lagi dikirim melalui surat cinta atau Kartu Pos. Wesel pun telah lama hilang.

Disrupsi telah datang. Akibat era digital.

Tak hanya perusahaan. Tak hanya lembaga. Negara juga akan segera hilang terkena disrupsi!

Pernah ada orang bilang: Indonesia akan bubar pada 2030. Kemudian banyak yang marah.

Itu karena terdengar vulgar. Kasar. Ditambah lagi dengan tingkat penerimaan literasi yang rendah. Miskin narasi dan diksi.

Bagaimanan jika kalimat itu saya ubah menjadi: Negara RI ini tengah menyongsong disrupsi.

Saya yakin Anda akan senyum-senyum. Kalau pun toh Anda nggak setuju, paling jengkel sedikit.

Hilangnya sebuah negara bukan berarti buyar perangkat fisiknya. Tetapi hilangnya peran dan kontrol terhadap masyarakat. Ini bukan teori baru.

News Feed