by

Masih Adakah Keadilan Pancasila di Negara Tercinta Republik Indonesia Ini

OPINI INDONESIA – Negeri ini dijuluki negeri “Gemah ripah loh jinawe”, Negeri ini di juluki negeri ber Ketuhanan, Negeri ini di juluki negeri berperi kemanusiaan, Negeri ini disebut-sebut negeri ber Pancasila.

Namun apakah “slogan-slogan” itu betul ? Ataukah hanya slogan pengharum bau busuk mulut yang penuh kekotoran, kemunafikan, kenajisan, kebohongan dan tipu daya ?

Lalu apa makna dari Pancasila dan keadilan macam apa yang di perintahkan oleh Pancasila ?

Pancasila di susun oleh para pendiri bangsa ini sebagai suatu dasar yang dapat dipakai untuk kehidupan berbangsa dan bernegara ketika Republik yang bernama Republik Indonesia akan didirikan, dimana pada waktu itu para pendiri republik ini mencari suatu dasar bagi landasan filisofi, landasan ideologi dan dasar negara terbentuknya Republik Indonesia.
Maka disepakati sebagai konsensus nasional pada tanggal 18 Agustus 1945 suatu rumusan dasar negara yaitu Pancasila yang berisi :

  1. Ke-Tuhanan Yang Maha Esa,
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab,
  3. Persatuan Indonesia,
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan,
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Dari ke-5 sila dari Pancasila tersebut, titik tumpuan kehidupan berbangsa dan bernegara bagi semua warga negara adalah ber Ketuhanan, artinya seluruh manusia Indonesia diwajibkan untuk ber Tuhan, tunduk dan taat pada Tuhan Yang Maha Esa, menjauhi segala larangan Nya serta melakukan segala aturan-aturan dan ajaran-ajaran Nya terutama masalah manusia dan kemanusiaan secara adil dan beradab, beradab artinya menempatkan manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan sebagai makhluk yang berakhlak, bermoral dan bermartabat.

Itulah esensi dari pengejawantahan Ke-Tuhanan Yang Maha Esa, sebab apa yang kita lakukan pada sesama kita manusia itulah cerminan apa yang kita lakukan pada Tuhan Allah.

News Feed