by

Prabowo Subianto Tetap Masih Punya Peluang Besar di Pilpres 2024

Memang pemilih muslim adalah mayoritas, tetapi fakta menunjukkan bahwa pada kontestasi pemilu semua kandidat juga akan didukung oleh komunitas muslim.

Bahkan Jokowi maju di Pilpres 2019 juga dengan menggandeng tokoh NU, Ma’ruf Amin. Pengalaman dari Pilpres menunjukkan bahwa komunitas pemilih muslim tidak pernah terkonsentrasi pada satu pasangan kandidat saja, tetapi pada semua pasangan calon.

Perlu di telusuri dan diverifikasi apakah pendukung Prabowo yang kecewa kepada mantan Danjen kopassus tersebut karena masuk koalisi istana atau pada dasarnya memang mereka anti terhadap pemerintah saat ini.

Bukankah ketika Prabowo memilih bergabung dengan Jokowi, seharusnya para pendukungnya bersatu padu?

Terakhir, dari sisi pengalaman dan faktor elektoral bukanlah alasan yang pas untuk mengatakan bahwa secara definitif Prabowo Subianto pasti kalah jika maju lagi sebagai capres 2024.

Publik sebenarnya sudah bisa memahami realitas bahwa selalu ada ‘ hiden agenda setting’ yang berupaya menjegal atau berupaya menghalangi langkah Prabowo untuk maju di Pilpres 2024 nanti.

Sama halnya ketika tahun 2013 elektabilitas dan popularitas prabowo paling tinggi dari semua survei sampai dimunculkannya figur kepala daerah yang sekarang menjadi Presiden RI dua periode.

News Feed