by

Ironi Sang Panglima, Kisah tentang Sang Panglima dan Syeikh Mubarak

“Tidak ada makanan buat pengemis seperti kau, pergi dari halaman rumahku ini karena, keberadaan mu merusak selara makanku.”

Lalu Syeikh pun pergi meneruskan tujuannya, tidak jauh dia melangkah dari gerbang rumah, diapun dipanggil lagi untuk bertemu panglima.

“Sini pak tua, ini ada kebab kesukaanku buatmu,” kata panglima.

Setelah sampai di hadapan Panglima, lagi-lagi pipinya ditampar dan pantatnya ditedang oleh panglima.

“Ini bukan makanan untukmu, ini makanan buat anjing-anjingku yang telah menjaga rumahku ini, pergi kau dari sini, pakaianmu meninggalkan najis yg tidak hilang dalam seminggu,” kata panglima.

Syeikh pun berlalu, baru beberapa langkah dia menjauh, dipanggil lagi oleh panglima, Syeikh tetap mendatangi sang panglima dengan tenang serta raut wajah yang tetap bahagia.

Meskipun diperlakukan dengan kasar dan bengis sampai 20 kali, Syeikh bolak balik dan diperlakukan dengan cara yang sama.

News Feed