by

Ironi Sang Panglima, Kisah tentang Sang Panglima dan Syeikh Mubarak

Ketika Syeikh berjalan dengan tenang meninggalkan gerbang halaman rumah panglima, tiba-tiba panglima memanggilnya dengan sebutan dan cara yang berbeda.

“Wahai imam kaum muslimin, sudilah anda kembali memenuhi panggilan saya,” kata sang Panglima.

Syeikh pun berjalan dengan tenang, tanpa ada sedikitpun perobahan di wajahnya meskipun, itu panggilan yg ke 21 kali dia bolak balik.

Sesampai di gerbang rumah, panglima memeluk Syeikh sambil meraung-raung minta maaf, dan memegang lutut Syeikh.

Lalu Syeikh membantu sang panglima berdiri sambil tersenyum dan mengatakan, tuan tidak berbuat kesalahan apapun kepada saya, berdirilah, kata Syeikh.

Setelah panglima agak tenang, dia bertanya kepada Syeikh Mubarak, “Wahai imam, kenapa anda tetap kembali memenuhi panggilan saya, meskipun saya memperlakukanmu dengan kasar dan tidak terpuji” kata panglima sambil terisak-isak.

Dia sangat tergoncang dengan ketenangan, dan kesabaran, serta kesejukan sang syiekh.

News Feed