by

Humor Hoax : Kritik Sosial kepada Penguasa

-D. JUPRIONO-964 views

4. Pada saat bensin motor/mobil anda habis, gunakan air kelapa yang sudah disiapkan tadi untuk anda minum, kemudian doronglah mobil/motor anda sampai SPBU terdekat, atau sampai tujuan. Bensin hemat, badanpun sehat!

Untuk lebih meningkatkan nilai OKTAN daya dorong, tambahkan cincau, cendol, dan sirupCocopandan. Bisa juga ditambahkan gorengan-gorengan. Selamat mencari SPBU dan jangan lupa pakailah sedotan!

Di manakah letak fungsi sosial kritiknya? Konteks sosial humor ini adalah decak kagum rakyat Indonesia saat Jokowi memperkenalkan mobil Esemka karya siswa-siswa STM Otomotif di Boyolali, Jawa Tengah pada 2014. Akhirnya, publik dibuat kecewa karena kemudian terungkap dalam kabar tak sedap bahwa mobil Esemka ternyata buatan China.

Maka humor berita hoax (7) ini sekaligus kritik atas janji-janji manis Jokowi yang pernah hendak menasionalkan mobil Esemka dan lalu sampai sekarang hilang tak terdengar kelanjutannya. (Humor ini beredar sebelum Jokowi merealisasikan program mobil SMK, 2019?).

Pada titik inilah pembaca menertawakan kegagalan tokoh besar sekelas presiden, setidaknya dalam perspektif Superiority Theory, begitulah. Sementara, dalam pandangan Relief Tension Theory, humor (7) digunakan untuk fungsi relief, yang seperti mimpi, yang memungkinkan obsesi terlarang (menertawakan presiden) muncul ke permukaan. Relief humor (7) melancarkan perlawanan samar terselubung, sebuah representasi kritik sosial terhadap kegagalan penguasa.

Incongruity Theory memandang humor (7) hadir saat ada sesuatu yang tidak lazim, irasional, paradoks (wong bensin kok diganti dengan air kelapa!), tidak koheren, keliru, tidak konsisten (janji-janji seorang pemimpin) dengan logika yang digunakan dalam mempersepsi sebuah peristiwa. Humor didasarkan pada kognisi, karena melibatkan persepsi individual terhadap peristiwa—dalam hal ini bensin hendak diganti dengan air kelapa–orang, atau simbol.

Begitulah, selain sisi negatifnya, ternyata berita bohong (hoax) di media sosial juga memiliki sisi positif. Dalam perspektif teori humor, berita hoax pada media sosial memiliki kemungkinan mengirimkan: pesan-pesan jenaka self-enhancing, pesan-pesan afiliatif, dan juga pesan-pesan self-defeating, yang melakukan perlawanan balik terhadap bullying verbal-agresif.

News Feed