by

Humor Hoax : Kritik Sosial kepada Penguasa

-D. JUPRIONO-957 views

(3) SERUAN BERSAMA SEMUA ORMAS ISLAM MENJELANG RAMADHAN

Alhamdulillah …

Akhirnya tidak ada lagi perbedaan. Sudah tercapai kesepakatan bulat antara PP Muhammadiyah, PBNU, Persis, Kementerian Agama, dan MUI Pusat, bahwa berbuka puasa harus menunggu adzan mahgrib berkumandang.

Kita bersyukur karena semua golongan dan aliran lebih mengedepankan ukhuwah islamiyah daripada ego-ego sektarian.

Sejak awal harus dipahami bahwa maksud “menyatukan pihak-pihak yang tengah memperuncing konflik” ini adalah bahwa untuk sementara semua pihak yang berbeda (atau berdebat sengit) pasti berhenti dan ganti menjadi tersenyum-senyum.

Humor ini bermaksud menyadarkan pembaca bahwa segenting apa pun sebuah perbedaan dan pertentangan, sebenarnya selalu ada benang merah yang mempertemukan dan harus diupayakan agar selalu ada. Potensi afiliatif seperti ini mungkin saja dituduh sebagai upaya mengalihkan persoalan, bahkan mungkin tindak eskapisme: lari dari persoalan. Biarlah, yang penting, upaya mencapai titik persinggungan, agar  lebih melihat persamaan dan melupakan perbedaan, sudah terjadi secara alami.

Kandungan pesan-pesan afiliatif dapat juga ditemukan dengan meresapi humor berita hoax berikut (4):

News Feed