by

Tragedi Palestina, Dimana Nurani Anda?

OPINI INDONESIA – Jika melihat anak-anak, para wanita dan warga sipil dibantai, dan hati anda tidak tersentuh, layak kita curiga apakah anda masih layak disebut sebagai manusia.

Puluhan tahun warga Gaza hidup dalam situasi mencekam. Rasa aman setiap saat berubah jadi kematian ketika peluru tumpah dan menembus tubuh warga yang tak berdosa. Entah sudah berapa ratus ribu atau juta nyawa manusia tak berdosa melayang sia-sia.

Kita empati, bukan semata-mata karena satu agama. Kita tersentuh bukan semata-mata karena satu iman. Kita terenyuh karena kita punya nurani sesama manusia. Sebagai manusia, kita merasakan apa yang mereka rasakan.

Ini bukan sakedar konflik antara Yahudi vs Islam. Tapi, ini tragedi yang mengancam perdamaian dan peradaban dunia. Karena itu, dunia harus ambil peran menghentikannya. Partai, organisasi, NGO dan bangsa-bangsa di dunia harus ikut berupaya menghentikannya.

Sikap PKS yang menunjukkan empati kemanusiaanya atas tragedi kemanusiaan di Palestina akan lebih kuat gaungnya jika juga diikuti oleh partai-partai lain di Indonesia, seperti PKB, PDIP, PAN, Demokrat dan yang lain.

Tapi, jika anda “mengaminkan” pembunuhan dan pembantaian kepada anak-anak dan para wanita Palestina, maka anda tak layak lagi disebut manusia.

Tak perlu iman untuk berempati ke warga Palestina. Ini soal kemanusiaan. Ini menyangkut perasaan dan rasionalitas sebagai manusia.

News Feed