OPINIINDONESIA.COM – Banjir dan longsor melanda Kota Palopo, Sulawesi Selatan diakibatkan oleh curah hujan dengan intensitas tinggi.

Banjir setinggi 60 cm hingga 150 cm merendam wilayah kelurahan Pentojangan, Salubattang di Kecamatan Telluwanua, dan kelurahan Mawa di Kecamatan Sendana.

Dampak banjir menyebabkan sebanyak 88 rumah terendam.

Banjir terjadi setelah curah hujan dengan intensitas tinggi pada Jumat (29/3/2024).

Informasi dari Pusdalops BNPB banjir terjadi pukul 22.00 Wita mengakibatkan 88 kepala keluarga terdampak, dilaporkan tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini.

BPBD setempat melakukan penanganan banjir dan informasi terkini banjir telah surut.

Sementara itu bencana longsor terjadi di Kota Palopo berlokasi di jalan Poros latuppa KM 08, Kelurahan Latupa, Kecamatan Mungkajang.

Bencana longsor dipicu curah hujan deras pada pukul 01.00 WITA.

Tanah longsor menutupi badan jalan sepanjang 20 meter di poros Latuppa KM 08 pada Sabtu (30/3).

Tim gabungan segera melakukan perbaikan jalan yang tertutup longsor.

Kondisi terkini badan jalan sudah terbuka dan sudah bisa dilalui kendaraan.


Artikel di atas, sudah dìterbitkan di portal berita nasional metropolitan Heijakarta.com

Sempatkan juga untuk membaca berbagai berita dan informasi lainnya di media online Fokussiber.com dan Hellobekasi.com   

Pastikan juga download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.

Sedangkan untuk publikasi press release di media online ini, atau pun serentak di puluhan media lainnya, dapat menghubungi Jasasiaranpers.com.

WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.