Mengapa Pendukung Jokowi Diam Saja?

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 23 November 2018 - 09:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAK JOKOWI memberikan ijin kepada asing untuk memiliki 100% saham di semua lini sampai ke UKM dan koperasi.

Tidak ada upaya beliau untuk melindungi masa depan bangsa ini. Bahkan untuk pekerja kasar pun diberikan kepada bangsa lain.

Anda semua para pendukungnya diam seribu bahasa.

https://opiniindonesia.com/2018/11/19/jokowi-dan-ilusi-pemberantasan-korupsi/

Ketika Pak Prabowo berupaya memotivasi rakyat untuk mengangkat taraf hidup agar tidak menjadi buruh.

Agar kita menjadi tuan di negaranya sendiri, memiliki kedudukan terhormat. Para pendukung petahana emosi dan marah.

Betapa aneh cara berpikirnya, ini yang dinamakan cacat logika dan sesat berpikir.

Diajak maju malah meradang, giliran semua peluang untuk maju diberikan kepada bangsa lain Anda diam.

Benar-benar sakit! . (*)

[Oleh : Dian Anggraeni Umar. Penulis adalah praktisi komunikasi]

(*) Tulisan ini sudah dipublikasikan adi akun facebook pribadinya. Untuk membaca tulisan Dian Anggraeni Umar yang lainnya, silahkan KLIK DI SINI.

Berita Terkait

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP
Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK
Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi
Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara
Solusi agar Independensi KPK Bisa Diimplementasikan dengan Baik Tanpa Bubarkan Lembaga
Idulfitri: Mengapa Penting untuk Kembali ke Fitrah yang Sejati
Ketimpangan Ekonomi dan Kesenjangan Sosial di Indonesia: Masalah yang Terus Membayangi Perkembangan Demokrasi

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 16 April 2024 - 11:04 WIB

Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:43 WIB

Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:10 WIB

Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi

Rabu, 12 April 2023 - 20:52 WIB

Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara

Berita Terbaru