WEFIE SALAM dua jari challenge bersama Jokowi sedang ramai di media sosial maupun media non-mainstream. Pendukung Prabowo-Sandi yang militan melakukan hal itu saat Jokowi datang ke daerahnya.
Awalnya, seru-seruan ini dilakukan generasi milenial yang melek digital (iGeneration) dan emak-emak militan. Seperti yang terbaru, saat kunjungan Jokowi ke Ponorogo Jawa Timur, Jumat, 4 Januari 2019 untuk pengecekan waduk dan pembagian sertifikat tanah kepada masyarakat.
https://opiniindonesia.com/2019/01/05/perlawanan-massal-salam-dua-jari/
Namun, sungguh miris ketika iring-iringan kendaraan rombongan Presiden melintasi kerumuman, rakyat dan sejumlah pelajar sudah berjejer di pinggir jalan justru memameskan aksi salam dua jari, khas Prabowo-Sandi. Bahkan mereka meneriakkan “dua”.
Sebelumnya, mengawali tahun 2019, pada tanggal 1 Januari 2019, ketika Jokowi melakukan olahraga jogging di Kebun Raya Bogor, sambil menyapa masyarakat yang ada di Kebun Raya Bogor, menjadi viral di media sosial beberapa orang emak-emak berfoto bersama Jokowi sembari memamerkan salam dua jarinya.
Pernah juga aksi salam dua jari pada Oktober 2018, ketika Jokowi menghadiri kampus di Medan, ada aksi mahasiswa di Medan yang mengacungkan salam dua jari. Oleh karena itu, jari mahasiswa tersebut terpaksa ditekuk oleh Paspampers.
Ada juga aksi ‘salam dua jari’ sejumlah pelajar NU di tangga Istana Merdeka. Yang ramai lagi ketika Jokowi datang ke Madura untuk deklarasi dukungan ulama, sekaligus pembagian sertifikat tanah.
Saat pembaca acara meneriakkan ‘Jokowi Pole” atau Jokowi lagi, masyarakat Madura justru meneriakkan ‘Jokowi Mole’ atau Jokowi pulang sambil mengacungkan salam dua jari. Para remaja juga tertawa dengan riang gembira ber-wefie bersama Jokowi sambil mengacungkan salam dua jari.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






