Inovatif dan Gencar dalam Literasi Keuangan, BRI Peroleh Penghargaan Bergengsi Dari LPS

- Pewarta

Minggu, 10 Desember 2023 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BISNISNEWS.COM – Komitmen BRI untuk terus meningkatkan inklusi keuangan disertai dengan literasi di Indonesia mendapatkan apresiasi dari pemangku kepentingan.

Yang terbaru, BRI mendapatkan apresiasi dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di dua kategori, yakni sebagai Bank Teraktif Dalam Sosialisasi Program Penjaminan Simpanan dan Bank Terinovatif Dalam Sosialisasi Program Penjaminan Simpanan untuk KBMI (Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti) 4 pada acara LPS Award 2023 yang diselenggarakan di Jakarta (06/12).

LPS Award merupakan ajang apresiasi kepada industri perbankan dan juga insan jurnalis yang turut mendukung dan berperan aktif dalam memajukan industri keuangan, dan meningkatkan literasi keuangan untuk mendorong perekonomian nasional.

Direktur Jaringan dan Layanan BRI Andrijanto yang hadir langsung menerima penghargaan tersebut mengungkapkan bahwa BRI berkomitmen untuk menjadi bank terdepan dalam mendorong inklusi dan literasi keuangan di Indonesia.

“Dengan menggunakan Hybrid Bank Business Model yang menyatukan perpaduan Physical Presences dan Digital Capabilities, BRI berkomitmen untuk menghadirkan layanan perbankan yang lebih efektif, efisien, dan terintegrasi sesuai dengan journey literasi masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, dalam sambutannya Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan event LPS Awards merupakan bentuk apresiasi terhadap pelaku industri perbankan dan media.

“Kami menyelenggarakan acara LPS Awards yang memberikan penghargaan kepada pelaku industri perbankan yang aktif dalam memajukan industri keuangan dalam mendorong perekonomian nasional, dan untuk tahun ini juga diperluas untuk memberikan apresiasi kepada rekan-rekan jurnalis yang telah membantu LPS dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan peran penjaminan simpanan,” ujar Purbaya.

Hingga akhir September 2023 tercatat jumlah simpanan di BRI telah mencapai Rp1.290,29 triliun atau tumbuh 13,21% yoy. Penopang utama DPK BRI masih bersumber dari dana murah (CASA) dengan porsi mencapai 63,64% atau sebesar Rp821,14 triliun.

Pertumbuhan tertinggi dicatatkan oleh Giro BRI yang tumbuh sebesar 28,12% yoy.

Ke depan, BRI berkomitmen untuk terus memberikan edukasi dan liiterasi kepada masyarakat dengan harapan dengan semakin meningkatkan literasi masyarakat maka akan mendorong perkonomian secara nasional.

“Kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap sektor perbankan menjadi kunci penting dalam menjaga ketahanan industri tersebut sekaligus stabilitas ekonomi.”

“Keberadaan Lembaga Pinjaman Simpanan (LPS) pun kemudian menjadi sangat penting. Oleh karenanya BRI ke depan berkomitmen untuk terus mensosialisasikan LPS untuk meningkatkan rasa aman dan kepercayaan masyarakat kepada perbankan di Indonesia,” pungkas Andrijanto.***

Berita Terkait

Rp200 Triliun untuk BRI, BNI, Mandiri, BTN, BSI, Rosan: Dorong Ekonomi
Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil
PBB-P2 Dominasi PAD, Tantangan Kemandirian Fiskal Masih Menghantui
Hoaks Uang Rp250.000 Edisi 80 Tahun RI: Dampak dan Fakta Ekonomi
Dari Printer Bursa ke Aplikasi Mobile, Pasar Modal Berubah, Risiko Kian Besar
Momentum Bullish Pasar RI Menguat, CSA Index Agustus 2025 Jadi Pemicu Utama
Manfaat Press Release Berbayar untuk Publikasi Cepat dan Reputasi Bisnis
Rekening Tidak Aktif Ditertibkan, Bank Tegaskan Keamanan Dana Nasabah Terjaga

Berita Terkait

Rabu, 17 September 2025 - 09:37 WIB

Rp200 Triliun untuk BRI, BNI, Mandiri, BTN, BSI, Rosan: Dorong Ekonomi

Senin, 15 September 2025 - 06:33 WIB

Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil

Rabu, 27 Agustus 2025 - 06:47 WIB

PBB-P2 Dominasi PAD, Tantangan Kemandirian Fiskal Masih Menghantui

Rabu, 20 Agustus 2025 - 13:28 WIB

Hoaks Uang Rp250.000 Edisi 80 Tahun RI: Dampak dan Fakta Ekonomi

Senin, 18 Agustus 2025 - 18:44 WIB

Dari Printer Bursa ke Aplikasi Mobile, Pasar Modal Berubah, Risiko Kian Besar

Berita Terbaru