Ironi Sang Panglima, Kisah tentang Sang Panglima dan Syeikh Mubarak

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 31 Januari 2021 - 22:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Gerakan Guyub Nasional Indonesia (GGNI), DR M. Kapitra Ampera SH MH. /Instagram.com/@m.kapitraampera

Ketua Umum Gerakan Guyub Nasional Indonesia (GGNI), DR M. Kapitra Ampera SH MH. /Instagram.com/@m.kapitraampera

Ketika Syeikh berjalan dengan tenang meninggalkan gerbang halaman rumah panglima, tiba-tiba panglima memanggilnya dengan sebutan dan cara yang berbeda.

“Wahai imam kaum muslimin, sudilah anda kembali memenuhi panggilan saya,” kata sang Panglima.

Syeikh pun berjalan dengan tenang, tanpa ada sedikitpun perobahan di wajahnya meskipun, itu panggilan yg ke 21 kali dia bolak balik.

Sesampai di gerbang rumah, panglima memeluk Syeikh sambil meraung-raung minta maaf, dan memegang lutut Syeikh.

Lalu Syeikh membantu sang panglima berdiri sambil tersenyum dan mengatakan, tuan tidak berbuat kesalahan apapun kepada saya, berdirilah, kata Syeikh.

Setelah panglima agak tenang, dia bertanya kepada Syeikh Mubarak, “Wahai imam, kenapa anda tetap kembali memenuhi panggilan saya, meskipun saya memperlakukanmu dengan kasar dan tidak terpuji” kata panglima sambil terisak-isak.

Dia sangat tergoncang dengan ketenangan, dan kesabaran, serta kesejukan sang syiekh.

Berita Terkait

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP
Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK
Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi
Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara
Solusi agar Independensi KPK Bisa Diimplementasikan dengan Baik Tanpa Bubarkan Lembaga
Idulfitri: Mengapa Penting untuk Kembali ke Fitrah yang Sejati
Ketimpangan Ekonomi dan Kesenjangan Sosial di Indonesia: Masalah yang Terus Membayangi Perkembangan Demokrasi

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 16 April 2024 - 11:04 WIB

Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:43 WIB

Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:10 WIB

Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi

Rabu, 12 April 2023 - 20:52 WIB

Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara

Berita Terbaru