BISNISNEWS.COM – Partai Amanat Nasional (PAN) mengungkapkan peluang Erick Thohir menjadi cawapres Prabowo setelah Muhaimin Iskandar keluar dari Koalisi Indonesia Maju (KIM),
Sejalan dengan dinamika politik yang ada, PAN melihat peluang Menteri BUMN Erick Thohir menjadi cawapres Prabowo makin menguat.
Ketua Dewan Pimpinan Pusat PAN Saleh Partaonan Daulay mengatakan peluang Erick Thohir menjadi cawapres Prabowo makin menguat.
Paling tidak setelah Muhaimin Iskandar atau Cak Imin keluar dari Koalisi Indonesia Maju (KIM), salah seorang kandidat telah keluar.
Dengan begitu, KIM akan makin memperhitungkan Erick Thohir dan menetapkannya dalam skala prioritas.
Baca artikel lainnya di sini: Simulasi Dua Pasangan Hasil Survei Terbaru LSI, Prabowo – Khofifah dan Prabowo – Erick Selalu Unggul
“Dari survei elektabilitas, Erick Thohir ‘kan sangat baik. Jika dibandingkan dengan kandidat lain, Erick Thohir masih berada di barisan teratas.”
“Oleh karena itu, wajar sekali kalau dijadikan sebagai skala prioritas,” ujar Saleh Partaonan Daulay.
Dalam pembicaraan di tingkat internal KIM, usulan ini akan disampaikan. Semua pihak boleh melakukan asesmen.
Baca Juga:
Hisense Hadirkan Warna yang Lebih Nyata dan Nyaman di Mata, serta Hiburan Imersif di IFA 2026
CHiQ Tampil di IFA 2026: Dari Ekspansi Global Menuju Jangkauan yang Kian Kuat di Pasar Lokal
“O, ya, dalam konteks pilpres, pasangan Prabowo-Erick Thohir dinilai paling tepat,” kata Saleh Partaonan Daulay.
“Ada unsur tua muda, militer sipil, memahami bisnis dan keuangan, representasi nasionalis religius, dan memahami geopolitik dan sistem pertahanan keamanan,” tuturnya.
PAN tetap akan konsisten mendukung Erick Thohir sebagai bakal calon wakil presiden (bacawapres) Prabowo Subianto.
Namun, PAN akan tetap menghormati usulan Partai Golkar yang mendorong Ketua Umum Airlangga Hartarto atau kader partai berlambang pohon beringin lainnya.
Baca Juga:
CHiQ Raih “AI Home Ecosystem Brand Award”, Hadirkan Pengalaman Gaya Hidup Cerdas Lewat Inovasi AI
Konferensi Promosi Pariwisata Budaya Henan dan Pameran Budaya Heluo Digelar di Indonesia
Hisense Perpanjang Kemitraan dengan UEFA sebagai Sponsor Resmi UEFA EURO 2028
“Meskipun berkontestasi dalam pilpres, kami akan tetap mengedepankan etika dan komitmen politik yang telah disepakati,” kata Saleh dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, 3 September 2023.
Menurut Saleh Partaonan Daulay, kuncinya memang dalam kedaulatan dan pertahanan. Bangsa Indonesia harus berdaulat dalam segala aspek: ekonomi, sosial, politik, budaya, dan keamanan.
“Di dalam kedaulatan ini, martabat bangsa akan makin diperhitungkan. Nah, posisi seperti ini ada pada pasangan Prabowo-Erick Thohir,” pungkasnya.***







