Pertumbuhan ekonomi warga Sebira merepresentasikan fakta keberpihakan seorang pemimpin kepada rakyat yang selama ini terkucil dan terpencil, serta jauh dari kesejahteraan dan sentuhan peradaban.
Di Indonesia, daerah dan pulau terpencil ada ribuan jumlahnya. Mereka tak tersentuh pembangunan karena akses transportasi yang terbatas. Akibatnya, mereka tertinggal, jauh dari kesejahteraan dan bahkan tak terjamah peradaban.
Disinilah tantangan bagi setiap pemimpin. Bagaimana seorang pemimpin mampu memetakan problem dan kebutuhan rakyatnya, dan secara terencana bisa menjawab problem dan kebutuhan itu. Terutama problem kesejahteraan dan keadilan ekonomi.
Anies telah menjawab problem itu di pulau Sebira. Atas jawaban ini, salah seorang tokoh Pulau Sebira bicara lantang di depan warganya: “kami ingin bapak Anies datang lagi ke sini sebagai presiden” .
Begitulah ekspresi kegembiraan warga Sebira. Ekspresi keluguan, kepolosan dan kejujuran rakyat yang puas terhadap “pelayanan” dari pemimpinnya.
Oleh : Tony Rosyid, Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa






