Bamsoet Dukung Pemisahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau Lingkungan Hidup dan Kehutanan

- Pewarta

Jumat, 12 April 2024 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dan Calon Presiden terpilih Prabowo Subianto. (Instagram.com/@bambang_soesatyo)

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dan Calon Presiden terpilih Prabowo Subianto. (Instagram.com/@bambang_soesatyo)

HARIANINVESTOR.COM – Presiden terpilih Prabowo Subianto berencana melakukan pemisahan sejumlah kementerian agar kementerian lebih fokus.

Seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, atau Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Terkait hal tersebut Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyampaikan dukungannya terhadap rencana pemisahan beberapa kementerian.

Bamsoet juga menyampaikan pentingnya kabinet pemerintahan 2024—2029 diisi oleh figur yang kompeten.

Selain itu berintegritas, dan memiliki loyalitas, baik yang memiliki latar belakang profesional maupun dari partai politik.

Bamsoet menjelaskan bahwa anggota kabinet pemerintahan mendatang harus bisa mengawal dan mengeksekusi kebijakan presiden terpilih dengan baik.

“Pembantu presiden nanti harus memiliki semangat baru, kolektif kerja baru, dan nomenklatur kementerian baru, tantangan baru.”

Bamsoet mengingatkan bahwa saat ini dunia menghadapi tantangan akibat perang dan bencana alam yang bisa memengaruhi kondusivitas dalam negeri.

Oleh sebab itu, Bamsoet mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu demi bangsa dan negara.

“Apalagi, kita saat ini berada di tengah ancaman depresi ekonomi dunia yang pasti akan memengaruhi situasi pertahanan dan keamanan Indonesia.”

“Terbukti setiap kegaduhan politik berkepanjangan cenderung lebih banyak akan memperburuk stabilitas ekonomi dan sosial Indonesia,” jelasnya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (12//4/2024).***

Berita Terkait

KPK Cegah Gus Yaqut ke Luar Negeri, Kasus Kuota Haji Rp1 Triliun Disorot
Isu Pemakzulan Gibran Ditanggapi Partai Golkar, Sekǰen Sarmuji Sebut Tak Ada Pelanggaran Berat Wakil Presiden
Indonesia Konsisten Dukung Palestina, Menko Yusril Ihza Mahendra Bantah Isu Normalisasi dengan Israel
Potensi Aklamasi dalam Pemilihan Ketua Umum PPP di Muktamar Pasca Amran Masuk Bursa
Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Polisi Periksa Ketua Umum PPN Andi Kurniawan Usai Laporkan Roy Suryo dkk
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Mantan Wakil Presiden Ma’ruf Amin Sebut Kita Semua Tahu, Indonesia Saat Ini Sedang Tidak Baik-baik Saja
Soal Hubungan dengan SBY dan Jokowi, Prabowo Subianto: Saya Minta Masukan dari yang Berpengalaman

Berita Terkait

Selasa, 12 Agustus 2025 - 11:13 WIB

KPK Cegah Gus Yaqut ke Luar Negeri, Kasus Kuota Haji Rp1 Triliun Disorot

Kamis, 5 Juni 2025 - 11:51 WIB

Isu Pemakzulan Gibran Ditanggapi Partai Golkar, Sekǰen Sarmuji Sebut Tak Ada Pelanggaran Berat Wakil Presiden

Selasa, 3 Juni 2025 - 08:23 WIB

Indonesia Konsisten Dukung Palestina, Menko Yusril Ihza Mahendra Bantah Isu Normalisasi dengan Israel

Kamis, 29 Mei 2025 - 19:52 WIB

Potensi Aklamasi dalam Pemilihan Ketua Umum PPP di Muktamar Pasca Amran Masuk Bursa

Selasa, 29 April 2025 - 08:05 WIB

Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Polisi Periksa Ketua Umum PPN Andi Kurniawan Usai Laporkan Roy Suryo dkk

Berita Terbaru