Jangan Biarkan Orang Tua Sendirian Melawan Covid dengan Stay At Home

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 20 Oktober 2020 - 10:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah menetapkan berbagai regulasi sebagai cara perlindungan diri agar tidak terinfeksi COVID-19. (Foto : static.india.com)

Pemerintah menetapkan berbagai regulasi sebagai cara perlindungan diri agar tidak terinfeksi COVID-19. (Foto : static.india.com)

Opiniindonesia.com – Setelah munculnya pandemi virus korona, pemerintah menetapkan berbagai regulasi sebagai cara perlindungan diri agar tidak terinfeksi COVID-19.

Namun dari semua regulasi yang diterapkan, stay at home merupakan cara yang paling sering diacuhkan dan dipandang sebelah mata oleh masyarakat terutama anak muda.

Banyak anak muda yang berpendapat bahwa stay at home hanya untuk orang tua yang lebih rentan terinfeksi virus. Mereka berpikir bahwa mereka memiliki sistem imun yang lebih kuat sehingga lebih minim potensinya untuk terinfeksi COVID-19, dimana pernyataan tersebut adalah salah.

Setiap orang, dari segala umur, memiliki potensi yang sama dalam terinfeksi oleh virus korona. Dengan tetap berada di rumah, kita bisa menghentikan penyebaran dan melindungi diri dari virus korona.

Selain menjadi cara yang paling ampuh dalam memutus rantai penyebaran virus, ternyata ada banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dari stay at home, terutama anak muda.

Pertama, pengembangan diri secara maksimal

Kalau bukan karena pandemi, rasanya mustahil kita bisa memiliki waktu banyak di rumah. Kita bisa memanfaatkan kondisi ini untuk mengembangkan diri yang mungkin tidak pernah sempat dilakukan karena kesibukan atau rutinitas kita selama ini.

Pengembangan diri yang dimaksud ialah menemukan hobi dan talenta baru.
Dengan banyak waktu dirumah, kita bisa mencoba hal-hal baru misalnya memasak, membuka bisnis kecil, menekuni olahraga, belajar hal baru, dan masih banyak lagi.

Gunakan waktu luang untuk menggali potensi diri dengan mempelajari hal-hal baru melalui internet dan sosial media. Dengan begitu, stay at home memberi banyak manfaat apabila kita mempergunakannya secara bijak.

Kedua, melatih keterampilan dalam manajemen waktu

Siapa bilang dirumah kita tidak bisa melatih soft-skill? Justru, saat stay at home inilah, kesempatan terbesar kita untuk bisa melatih kemampuan manajemen waktu.

Di situasi stay at home ini, segala sesuatu menjadi lebih fleksibel misalnya jadwal aktivitas, jam kerja, jam belajar, dan lain-lain. Sehingga kita memerlukan yang namanya manajemen waktu agar segala sesuatu dapat berjalan dengan baik.

Berita Terkait

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP
Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK
Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi
Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara
Solusi agar Independensi KPK Bisa Diimplementasikan dengan Baik Tanpa Bubarkan Lembaga
Idulfitri: Mengapa Penting untuk Kembali ke Fitrah yang Sejati
Ketimpangan Ekonomi dan Kesenjangan Sosial di Indonesia: Masalah yang Terus Membayangi Perkembangan Demokrasi

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 16 April 2024 - 11:04 WIB

Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:43 WIB

Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:10 WIB

Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi

Rabu, 12 April 2023 - 20:52 WIB

Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara

Berita Terbaru