Bertemu tukan Garbi?

- Pewarta

Senin, 15 Juli 2019 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Opiniindonesia.com – Sandiaga Salahuddin Uno menghadiri acara diskusi milenial bareng pendiri Garbi, Anis Matta, yang berlangsung di Upnormal Coffee Roasters, Jakarta Pusat, Minggu (14/7/2019).

(1) Saya tak sedang menyanjung dua pemuda yang menggelinding menjadi energi terbarukan bagi Indonesia. Tapi keduanya layak dinobatkan duo determinan dalam khazanah publik Indonesia.

(2) Sandiaga Uno, adalah anak muda sukses, tajir, Wagub DKI, dan Cawapres yang enerjik. Sedangkan Anis Matta adalah politikus handal yang berjuang dari Nol, sukses sebagai kreator, motivator, inisiator, bahkan motor bagi aktivitas gerakan Islam Indonesia dan dunia.

(3) Sandi kuat di implementasi ekonomi. Ide-ide brilian dalam pengembangan ekonomi, sudah teruji dan terbukti di lapangan. Sedang Anis Matta, matang dalam maksimalisasi fungsi uang alias kapital untuk perjuangan.

(4) Sandi selangkah lagi menjadi Wapres, andaikan saja PS sigap mengantisipasi kecurangan yang terstruktur, massif, terencana. Sandi punya segala indikator kemenangan, tapi tak cukup menang di arena yang terlalu brutal.

(5) Anis Matta pun sama. Pengagas Arah Baru Indonesia ini, juga terbukti menjadi penyelamat tragedi korupsi sapi salah satu parpol besutannya di 2013. Anis pun sukses mengawal kerja KMP vs KIH. Apa yang akan terjadi bila keduanya ditakdirkan berduet untuk Indonesia adil makmur?

(6) Duet dimaksud misalnya, AM menjadi pembina Partai Baru dengan SU sebagai Ketumnya. Bukan mustahil. Sebab SU sebelumnya sukses meraih mandat parpol-parpol, tanpa harus menjadi kader terbina dari mulai simpatisan hingga jenjang tertinggi.

(7) Bukan hanya itu. Mari beradu saja, adakah di antara kader-kader PB yang punya karakter/muwashafat identik dengan 10 karaktet pribadi Muslim? Saya jawab, saya belum memiliki 1 dari 10 yang dimaksud. Tapi SU, saya hitung minimal 7 sudah mengantongi. Amazing bukan?

(8) So, kalau Pak Anis sudah duduk bareng dengan Bang Sandi, wajar dong, sebagai warga kita berharap keduanya berjodoh: AM membaca doa Nabi Nuh, lalu Sandi menjadi nahkodanya, biar kagak lagi berkutat di problem; ma fii fulus manfuus. Plus biar belajar perut ramping.. He he…

[Oleh: Dr. Nandang Burhanudin. Penulis adalah Ketua Garbi Jabar]

Opini ini sudah dipublikasikan oleh Kontenislam.com.

Berita Terkait

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP
Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK
Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi
Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara
Solusi agar Independensi KPK Bisa Diimplementasikan dengan Baik Tanpa Bubarkan Lembaga
Idulfitri: Mengapa Penting untuk Kembali ke Fitrah yang Sejati
Ketimpangan Ekonomi dan Kesenjangan Sosial di Indonesia: Masalah yang Terus Membayangi Perkembangan Demokrasi

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 16 April 2024 - 11:04 WIB

Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:43 WIB

Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:10 WIB

Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi

Rabu, 12 April 2023 - 20:52 WIB

Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara

Berita Terbaru