Teror adalah Musuh Bersama Rakyat, Kenapa Harus Meneror?

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 2 Desember 2020 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teror biadab kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) menewaskan 4 orang. /Pixabay.com/tprzem.

Teror biadab kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) menewaskan 4 orang. /Pixabay.com/tprzem.

Maka teror, musuh semua orang. Saatnya aparat keamanan Indonesia, berantas tuntas teror di manapun, sekecil apapun.

Hari ini, teror itu ada dan bertebaran di mana-mana. Untuk menakuti orang lain, membuat keadaan mencekam.

Bahkan untuk menimbulkan rasa tidak saling percaya antara satu dengan yang lainnya, antara rakyat dan negara. Lalu, teror pun “bersembunyi” di balik dalih aliran, di balik dalih agama.

Sekali lagi, teror adalah musuh semua orang. Karena teror, ada nyawa orang tidak bersalah yang melayang. Hidup masyarakat jadi penuh ketakutan.

Teror itu soal manusia. Maka harus diberantas tuntas dari bumi Indonesia.

Sangat salah, pelaku teror “membenarkan” tindakannya. Teror bukan pula cara untuk masuk surga.

Apalagi atas nama jihad. Karena surga hanya pantas dihuni bagi siapapun yang melakukan kebaikan di jalan Allah.

Berita Terkait

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP
Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK
Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi
Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara
Solusi agar Independensi KPK Bisa Diimplementasikan dengan Baik Tanpa Bubarkan Lembaga
Idulfitri: Mengapa Penting untuk Kembali ke Fitrah yang Sejati
Ketimpangan Ekonomi dan Kesenjangan Sosial di Indonesia: Masalah yang Terus Membayangi Perkembangan Demokrasi

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 16 April 2024 - 11:04 WIB

Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:43 WIB

Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:10 WIB

Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi

Rabu, 12 April 2023 - 20:52 WIB

Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara

Berita Terbaru