Prabowo Pernah Sebut akan Jemput Habib Rizieq, Masih Ingat?

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 9 November 2020 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto. (Foto : Instagram @prabowo)

Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto. (Foto : Instagram @prabowo)

Yang dekat saja, adakah kontribusi “pengamanan politik” Prabowo sebagai pejabat Pemerintah untuk melancarkan dan melindungi kembalinya HRS hingga ke rumahnya ?

Jika Prabowo masih “concern” dengan janjinya dan tetap berkeyakinan bahwa HRS “difitnah dan dizalimi” semestinya ada langkah heroik di “Hari Pahlawan” yang bisa dilakukannya.

HRS sendiri menyatakan bahwa kepulangannya tidak atas dasar bantuan siapa-siapa apakah Pemerintah Indonesia atau negara lain.

Hal ini dikemukakan tentu untuk antisipasi akan situasi sebaliknya, yaitu lancar dan mulusnya kepulangan HRS tersebut. Klaim-klaim sering bermunculan.

Langkah heroik Prabowo adalah kehadiran di Bandara Soekarno Hatta untuk bersama umat menyambut kedatangan HRS.
Tetapi hati kecil dan hati besar bertanya, mungkinkah ?

Nampaknya probabilitas untuk itu sangat rendah mengingat gonjang-ganjing reshuffle semakin menghangat serta Prabowo yang sedang “bermanja-manja” dalam Kabinet Jokowi.

Dalam konteks global, Pilpres AS ada olok olok yang lucu bahwa untuk meredam “ngamuk” Donald Trump, segera tawarkan pada Trump untuk menjadi Menteri Pertahanan Presiden Joe Biden.

Indonesia menjadi rujukan dan Prabowo adalah model. Maklum saja, namanya juga olok-olok.

Oleh : M Rizal Fadillah, Pemerhati Politik dan Kebangsaan.

Berita Terkait

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP
Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK
Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi
Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara
Solusi agar Independensi KPK Bisa Diimplementasikan dengan Baik Tanpa Bubarkan Lembaga
Idulfitri: Mengapa Penting untuk Kembali ke Fitrah yang Sejati
Ketimpangan Ekonomi dan Kesenjangan Sosial di Indonesia: Masalah yang Terus Membayangi Perkembangan Demokrasi

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 16 April 2024 - 11:04 WIB

Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:43 WIB

Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:10 WIB

Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi

Rabu, 12 April 2023 - 20:52 WIB

Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara

Berita Terbaru