You are what you think (kamu adalah apa yang kamu pikirkan). Nasib seseorang itu tergantung dengan pikirannya sendiri.
Ketika pikiran seseorang penuh dengan pesimisme maka kegagalan demi kegagalan akan menghampiri, sebaliknya jika pikiran terhadap nasibnya baik maka keadaan lingkungan akan mendukung pikiran baik itu.
Mastakung (semesta mendukung). Terjadi resonansi antara pikiran seseorang dengan alam sekitarnya yang akhirnya menghasilkan keadaan sesuai dengan yang dipikirkan.
Ada seorang kawan punya resolusi, “tahun ini saya harus beribadah umrah”.
Padahal si kawan tadi tidak punya duit untuk pergi umrah. Tetapi tekadnya membara dan harus bisa.
Langkah pertama yang ia lakukan adalah mencari paspor. Kalau hanya untuk mencari barang ini di kantor imigrasi tidak terlalu mahal.
Si kawan masih punya uang untuk keperluan tersebut.






