Mana yang lebih besar pos anggaran untuk kesehatan atau untuk ekonomi. Jelas anggaran untuk menjaga dan memulihkan ekonomi lebih besar dari anggaran untuk memerangi Covid-19. Begitu pula realisasinya. Saya kira secara nasional, pemenangnya adalah “ekonomi”.
Seakan kesehatan hanyalah batu loncatan semata, dan Corona telah dimanfaatkan untuk dijadikan kambing hitam atas banyak kegagalan target Pemerintah, tetapi dijadikan senjata pamungkas untuk mencapai tujuan tujuan elit termasuk yang bermotip komersil, naikkan deficit anggaran maupun untuk meningkatkan utang negara.
Seperti disebutkan diatas, sejak awal Pandemi telah ada perbedaan mazhab dan ada indikasi bau tidak sedap yang ingin mengulang “sukses menguras uang negara ala BLBI”.
Karena itu mau lock down, PSBB ataupun Herd Immunity, akan tetap saja heboh bersilang paham. Di sinilah perlunya leadership yang tegas dan jelas. Dan Presiden sudah menegaskan Kesehatan yang harus diutamakan.
Dan Gub DKI sedang melaksanakan kebijakan Presiden tsb. Jadi kalau ada yang tidak setuju mestinya Presiden secepatnya menegaskan ulang bahwa nyawa manusia itu lebih utama dari kepentingan bisnis, dengan konsekwensi Bansos dsb agar dijalankan secara benar dan sungguh sungguh.
Oleh : Fuad Bawazier, politikus.






