Jendral, Ingat ada Tiga Anak Korban tak Berdosa

- Pewarta

Senin, 10 Juni 2019 - 10:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Opiniindonesia.com – Persis seperti naik jet coaster, di awali dengan jalan datar yang penuh kegembiraan, kemudian jalan menanjak dipenuhi perasaan gamang, lalu bruuuuussss…., terjun bebas yang menegangkan dan menakutkan. Itulah perasaan saya, dan kita semua yang mengharap perubahan di negeri ini terjadi melalui pemilu dan pilpres 2019. Dinamika permainan perasaannya terus bergejolak, mengocok dan mengangkat serta membanting kita sedemikian rupa.

Sebagai orang yang baru saja melewati ujian puasa, kita: saya dan anda sekalian, makna batiniah puasa kiranya makin menempatkan perhitungan saya bahwa sekitar 120-140 juta rakyat Indonesia yang berharap dan berkeyakinan Indonesia di 2019 akan terjadi perubahan, kian kuat. Juga kuat dengan segala macam bantingan dan tekanan. Tapi, sekuat itukah Prabowo Subianto?

Tentu, harapan kita pun sang Jendral berbintang tiga itu bisa sekuat kita yang rakyat biasa.

Harapan kita bukan tak berdasar. Catatan sejarah yang penuh cerita menyesakkan hati tentang dirinya, begitu panjang dan berat. Fitnah keburukan dan serangan yang menghujam kejantungnya sudah berjalan begitu lama, namun mampu ia lalui.

Tiga anak Jadi Korban

Sebagai pribadi, saya tak pernah ragu tentang kekuatan sang Jendral. Saya perlu mengingatkan bahwa Prabowo tetap pantas kita sapa Jendral, karena jam terbangnya dalam membela negara dalam banyak hal sangat luar biasa. Bahkan jam terbangnya dalam membela agama Islam di kalangan ABRI, juga sangat tinggi. Kita tahu, Panglima ABRI Benny Moerdani, seperti dalam banyak keterangan tercatat sebagai tokoh yang ingin ‘menghabisi’ jendral-jendral yang kekanan-kananan (baca: keislam-islaman). Dan terpenting, Prabowo tidak pernah dipecat dari ABRI seperti yang dikatakan banyak pesaingnya.

Tapi, tak salah jika kita ingatkan pada Prabowo bahwa ia tidak boleh menyerah. Ingat Jendral, dari ratusan korban pemilu dan pilpres, baik saat bertugas di TPS, KPPS, dan juga saat usai unjuk rasa 21-22 Mei 2019, di Bawaslu. Ada tiga anak-anak yang tewas tertembak.

Tiga anak-anak yang sesungguhnya tidak pantas sama sekali untuk jadi korban, apalagi mereka harus tewas dalam keadaan memilukan, menyedihkan. Tapi, Reyhan Fajari (16), Harun (15), dan Rijal Sumanto(15) seperti dituliskan Kumparan News (25/5/2019), faktanya sudah tewas. Untuk itu, jangan pernah menyerah jendral untuk dan atas nama apa pun.

Kami percaya, hatimu masih kokoh. Kami percaya jiwamu sekuat jiwa kami para pendukung perubahan. Jangan sia-siakan para korban. Jangan sia-siakan ratusan juta rakyat yang menginginkan adanya perubahan.

Kami percaya padamu Jendral..!

Oleh: M. Nigara. Penulis adalah Wartawan Senior Indonesi.

Berita Terkait

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP
Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK
Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi
Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara
Solusi agar Independensi KPK Bisa Diimplementasikan dengan Baik Tanpa Bubarkan Lembaga
Idulfitri: Mengapa Penting untuk Kembali ke Fitrah yang Sejati
Ketimpangan Ekonomi dan Kesenjangan Sosial di Indonesia: Masalah yang Terus Membayangi Perkembangan Demokrasi

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 16 April 2024 - 11:04 WIB

Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:43 WIB

Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:10 WIB

Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi

Rabu, 12 April 2023 - 20:52 WIB

Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara

Berita Terbaru

Pers Rilis

High Tea bertema Winnie the Pooh Disney di SKAI

Jumat, 24 Jul 2026 - 03:47 WIB