Kesempatan untuk Work from Home dan belajar di rumah pun seringkali dijadikan ajang untuk bisa bepergian keluar secara bebas.
Berdasarkan hasil studi Professor Ekonomi Universitas Florida, Hakan Yilmazkuday yang berjudul “Stay at Home Worth to Fight Against Covid-19: International Evidence from Google Mobility Data” 1% peningkatan masyarakat yang berdiam diri di rumah akan mengurangi 70 kasus dan 7 kematian mingguan.
Apabila masyarakat Indonesia disiplin mematuhi himbauan pemerintah untuk Stay at Home, bisa dibayangkan berapa banyak orang yang bisa diselamatkan selama ini. Mungkin juga pandemi ini bisa berakhir lebih cepat.
Stay at Home bukan saja efektif melindungi diri sendiri, namun juga orang tersayang yang berada di lingkungan sekitar. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat dan pemerintah untuk terus menyerukan kampanye tetap berada di rumah.
Masyarakat harus saling bahu membahu dan disiplin menerapkan himbauan pemerintah untuk membatasi kegiatan di luar, dan tetap berdiam di rumah.
Tanpa adanya kesadaran dan kerjasama antara pemerintah dan masyarakat maka akan sulit bagi Indonesia untuk memenangkan ‘perang’ dalam krisis pandemi Covid-19 ini.
Oleh : Natalia Vinca Virlyani, Mahasiswa Public Relations – LSPR Communication and Business Institute.
Halaman : 1 2






