Meneladani Semangat Kartini di Era Modern Sebagai Perempuan Mandiri dan Tanguh

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 26 April 2021 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kartini. /Dok. Media Apakabar/M. Rifa'i Azhari

Ilustrasi Kartini. /Dok. Media Apakabar/M. Rifa'i Azhari

  1. Memahami dan mengembangkan potensi diri

Memahami potensi diri akan menghantarkan perempuan untuk menentukan tujuan dan target yang ingin dicapai. Dengan demikian seseorang akan tau apa saja hal yang perlu dikembangkan untuk pencapaian jati diri dan identitas sebagai makluk sosial.

2. Membangun rasa percaya diri

Rasa percaya diri membuat seseorang merasa berharga dan akan menjadi lebih tangguh. Orang yang percaya diri yakin untuk mengambil keputusan, tanpa ragu menunjukan prinsip dan keinginannya yang akhirnya mempermudah orang tersebut untuk mencapainya.

3. Terus belajar dan memperluas wawasan

Belajar merupakan cara untuk mendapatkan wawasan yang dilakukan baik secara formal maupun informal. Belajar secara formal dapat ditempuh melalui akses pendidikan seperti sekolah, kursus atau pelatihan. Belajar secara informal dapat dilakukan melalui lingkungan keluarga, masyarakat dan juga belajar dari pengalaman terdahulu.

4. Menghargai waktu

Sikap menghargai waktu akan membentuk pribadi yang bijak, disiplin dan bertanggung jawab. Ketika kita menyadari pentingnya waktu, kita akan terpacu untuk lebih produktif dan berusaha untuk menjadi orang yang lebih baik.

Berita Terkait

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP
Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK
Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi
Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara
Solusi agar Independensi KPK Bisa Diimplementasikan dengan Baik Tanpa Bubarkan Lembaga
Idulfitri: Mengapa Penting untuk Kembali ke Fitrah yang Sejati
Ketimpangan Ekonomi dan Kesenjangan Sosial di Indonesia: Masalah yang Terus Membayangi Perkembangan Demokrasi

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 16 April 2024 - 11:04 WIB

Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:43 WIB

Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:10 WIB

Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi

Rabu, 12 April 2023 - 20:52 WIB

Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara

Berita Terbaru

Pers Rilis

Ragnarok Zero: Global Resmi Diluncurkan pada 18 Agustus

Senin, 17 Agu 2026 - 23:38 WIB