Janganlah Kau Duduk di Kursi yang Bukan untukmu, Alasannya?

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 22 Oktober 2020 - 09:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konsultan komuniakasi dan penulis Buku, Anab Afifi. (Foto : Instagram @anabafifi)

Konsultan komuniakasi dan penulis Buku, Anab Afifi. (Foto : Instagram @anabafifi)

Opiniindonesia.com – Tersebutlah sebuah resto, lapak, warung, atau apalah sebutan sejenisnya, bernama Bostonprice Asia. Warung itu sudah lumayan eksis. Cukup lama: 24 tahun.

Ia menyajikan aneka menu masakan yang dibutuhkan oleh korporasi. Yaitu sajian layanan komunikasi korporasi dan business advisory services.

Sebagai warung masakan tentunya punya chef atau koki. Kebetulan sayalah koki itu.

Sebagai koki, tentu saja tempat saya di dapur. Seorang koki haram hukumnya menceritakan atau menilai masakannya. Betapa pun lezat masakan itu. Kecuali ada yang bertanya resep masak-memasak.

Sebagai koki, saya juga harus tunduk aturan: dilarang nongol di meja pelanggan atau ngintil pramusaji. Pokoknya, ya di belakang saja. Di dapur. Titik!

Kecuali memang pelanggan itu, seringnya karena penasaran atau ingin tahu, meminta kepada pramusaji untuk memanggil koki menemui pelanggan itu.

Contohnya, kemarin siang. Saya harus menghadap Sultan, istilah anak-anak internet marketing sekarang begitu. Ini Sultan bukan sembarang sultan seperti yang sering kita kenal di FB itu lohh. Tetapi presiden direktur sebuah industri gas yang grup usahanya sudah berusia 100 tahun.

Jadi, saya mesti hati-hati dan full ta’zim dalam menjelaskan menu-menu sajian warung saya.

Dulu-dulu, seringnya ya tatap muka langsung. Sejak pandemi ini, seringnya dengan Zoom.

Oh iya. Sebagai koki ya tidak boleh ada urusan dengan pemasaran dan jualan untuk eksiskan diri di depan pelanggan. Terkait hal itu, saya hanya menyiapkan menu masakan yang dibutuhkan orang marketing and sales. Saya harus membuat orang marketing saya sehebat-hebatnya di depan klien-kliennya.

Berita Terkait

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP
Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK
Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi
Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara
Solusi agar Independensi KPK Bisa Diimplementasikan dengan Baik Tanpa Bubarkan Lembaga
Idulfitri: Mengapa Penting untuk Kembali ke Fitrah yang Sejati
Ketimpangan Ekonomi dan Kesenjangan Sosial di Indonesia: Masalah yang Terus Membayangi Perkembangan Demokrasi

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 16 April 2024 - 11:04 WIB

Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:43 WIB

Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:10 WIB

Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi

Rabu, 12 April 2023 - 20:52 WIB

Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara

Berita Terbaru

Pers Rilis

Pengalaman Bertema Disney and Pixar’s Toy Story Hadir di SKAI

Rabu, 26 Agu 2026 - 15:08 WIB

Pers Rilis

SWI Group mempercepat transformasi menuju Infrastruktur Digital

Rabu, 26 Agu 2026 - 08:36 WIB