BRI Ajak Nasabah Perbaharui Nomor Handphone di ATM/CRM, Dapatkan Tambahan Saldo

- Pewarta

Senin, 30 Oktober 2023 - 21:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bank BRI melalui transformasi BRIVOLUTION 2.0 bertujuan mewujudkan visi sebagai The Most Valuable Banking Group in South East Asia & Champion of Financial Inclusion pada tahun 2025. (Dok. BRI)

Bank BRI melalui transformasi BRIVOLUTION 2.0 bertujuan mewujudkan visi sebagai The Most Valuable Banking Group in South East Asia & Champion of Financial Inclusion pada tahun 2025. (Dok. BRI)

BISNISNEWS.COM – Sebagai bentuk menjaga keamanan dalam melakukan transaksi keuangan, nasabah perbankan direkomendasikan untuk melakukan update data pribadi secara berkala.

Salah satunya adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI yang memberikan apresiasi kepada nasabah yang melakukan pembaruan data dengan hadiah yang menarik.

Nasabah akan mendapat tambahan saldo sebesar Rp25ribu untuk 1.000 orang pertama yang berhasil melakukan update nomor handphone pada setiap bulannya.

Periode program ini berkisar mulai dari 8 Oktober 2023 – 31 Desember 2023 dengan tambahan saldo yang diberikan maksimal setiap tanggal 10 di bulan berikutnya.

Terkait dengan hal tersebut, Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani meyakini dengan apresiasi tersebut, nasabah senantiasa dapat lebih disiplin untuk memperbarui data-data pribadinya.

Harapannya, hal ini dapat mengurangi kejadian kejahatan digital perbankan.

“BRI terus berkomitmen memberikan kenyamanan dan keamanan terhadap nasabah melalui program-program yang bersifat customer-centricity.

Reward yang diberikan juga merupakan apresiasi atas partisipasi aktif para nasabah,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, saat ini kejahatan digital yang memanfaatkan data pribadi pengguna layanan masih menimpa masyarakat.

Tak terkecuali kejahatan yang menyerang nasabah perbankan dengan modus berbentuk social engineering, phising, dll.

Berkaca dari hal tersebut, terdapat risiko mengintai nasabah yang tidak memperbarui data pribadinya, termasuk nomor handphone yang terdaftar di rekening bank.

Salah satu contohnya, apabila nasabah tersebut berganti nomor, nomor lama yang sudah tidak aktif dalam jangka waktu tertentu akan diperjualbelikan kembali oleh operator telekomunikasi.

Sehingga ada kemungkinan nomor tersebut dibeli dan digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Ketika hal ini terjadi, risiko penyalahgunaan pun mengintai.

Adapun cara meng-update nomor handphone di ATM/CRM BRI adalah sebagai berikut:

1. Masukan Kartu Debit BRI Anda di ATM/CRM BRI
2. Masukan Pin Kartu Debit BRI
3. Pilih Menu Transaksi
4. Muncul layar permintaan update nomor HP bagi nasabah terpilih
5. Masukan nomor HP di layar ATM/CRM BRI
6. Pilih Menu Transaksi Kembali
7. Setelah transaski anda akan menerima WA/SMS notikasi resmi dari BRI
8. Segera lakukan konfirmasi via WA/SMS notifikasi.***

Berita Terkait

Rp200 Triliun untuk BRI, BNI, Mandiri, BTN, BSI, Rosan: Dorong Ekonomi
Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil
PBB-P2 Dominasi PAD, Tantangan Kemandirian Fiskal Masih Menghantui
Hoaks Uang Rp250.000 Edisi 80 Tahun RI: Dampak dan Fakta Ekonomi
Dari Printer Bursa ke Aplikasi Mobile, Pasar Modal Berubah, Risiko Kian Besar
Momentum Bullish Pasar RI Menguat, CSA Index Agustus 2025 Jadi Pemicu Utama
Manfaat Press Release Berbayar untuk Publikasi Cepat dan Reputasi Bisnis
Rekening Tidak Aktif Ditertibkan, Bank Tegaskan Keamanan Dana Nasabah Terjaga

Berita Terkait

Rabu, 17 September 2025 - 09:37 WIB

Rp200 Triliun untuk BRI, BNI, Mandiri, BTN, BSI, Rosan: Dorong Ekonomi

Senin, 15 September 2025 - 06:33 WIB

Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil

Rabu, 27 Agustus 2025 - 06:47 WIB

PBB-P2 Dominasi PAD, Tantangan Kemandirian Fiskal Masih Menghantui

Rabu, 20 Agustus 2025 - 13:28 WIB

Hoaks Uang Rp250.000 Edisi 80 Tahun RI: Dampak dan Fakta Ekonomi

Senin, 18 Agustus 2025 - 18:44 WIB

Dari Printer Bursa ke Aplikasi Mobile, Pasar Modal Berubah, Risiko Kian Besar

Berita Terbaru