Bukan yang Maha Benar, tapi Maha sok Tahu. Itulah Netizen

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 21 September 2020 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Netizen Adalah sebutan untuk orang yang aktif di dunia maya. (Foto : pixabay.com)

Netizen Adalah sebutan untuk orang yang aktif di dunia maya. (Foto : pixabay.com)

Opiniindonesia.com – Saat ditanya, siapa yang paling gampang mengumbar komentar di dunia ini? Sebagian besar jawabnya pasti “netizen”. Netizen itu sebutan untuk orang yang aktif di dunia maya. Netizen, istilahnya “warga internet” atau citizen of the net.

Akibat ponsel ada di genggaman tangannya, netizen begitu mudahnya memainkan jari-jemarinya. Berceloteh, mengoceh, bila perlu menghakimi orang lain. Tentang apa saja, tentang apa pun.

Di kalangan netizen. Ada anekdot yang menyebut “netizen maha benar”. Atau netizen selalu benar. Itu berarti, netizen tidak pernah salah. Anekdot itu pula yang menjadikan netizen merasa boleh mengomentari apapun.

Tiap ada masalah atau info terkini di negeri ini, netizen buru-buru menyerbu. Semua linimasa media sosial, entah instagram, facebook, twitter, dan sejenisnya dibanjiri komentar netizen. Di situlah, kadang netizen itu menyebalkan, bahkan menjengkelkan.

Apakah netizen itu maha benar? Menurut saya, jelas tidak. Malah netizen bisa jadi “biang kerok” kegaduhan. Tahu sedikit tapi komentar banyak. Berlaku sok bijak tapi berharap mencari-cari kesalahan orang. Bersikap seperti benar tapi lupa kesalahannya sendiri.

Berita Terkait

Ketika Layar TV Membesar, Apa yang Sebenarnya Kita Butuhkan?
Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP
Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK
Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi
Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara
Solusi agar Independensi KPK Bisa Diimplementasikan dengan Baik Tanpa Bubarkan Lembaga
Idulfitri: Mengapa Penting untuk Kembali ke Fitrah yang Sejati

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:34 WIB

Ketika Layar TV Membesar, Apa yang Sebenarnya Kita Butuhkan?

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 16 April 2024 - 11:04 WIB

Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:43 WIB

Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:10 WIB

Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi

Berita Terbaru