Tepatnya, kecolongan, sehingga tak sempat minta perlindungan. Ketiga, seringkali penangkapan pejabat sarat unsur politik.
Meskipun dua alat bukti ada, tapi pelindung anda orang kuat dan selalu menjaga anda, boleh jadi anda selamat. Asal tidak di-OTT.
Belajar dari kasus Bank Century, dana BLBI, e-KTP sampai PAW anggota DPR yang melibatkan Harun Masiku.
Kok menguap? Publik berpikir ada orang kuat di belakangnya.
Koruptor kakap Djoko Djandra yang sembilan tahun jadi buronan dan menyeret sejumlah perwira berpangkat bintang hanya dituntut 2 tahun, sementara yang dituduh melanggar UU ITE diancam 6 tahun.
Sampai disini anda mesti paham bagaimana penegakan hukum di negeri ini. Banyak yang ganjil.
Korupsi pejabat akan “sulit dikurangi” selama penegakan hukum dan sistem politik tidak berubah. Ini jadi kata kunci.
Ketidakadilan hukum jadi warisan dari satu generasi ke generasi lain secara turun temurun. Dari Orde Lama, Orde Baru hingga Orde Reformasi.






