Hanya saja, sekarang klimaks. Sepertinya, para pejabat sudah banyak belajar kepada generasi sebelunnya bagaimana melakukan korupsi secara efektif.
Lihai! Meski kadang ada yang kepleset dan ditangkap KPK. Apes saja.
Praktek penegakan hukum semakin rusak ketika aparat hukum ditarik di gelanggang politik.
Tak jarang hukum justru dijadikan instrumen untuk menghabisi pertama, mereka yang kritis terhadap penguasa.
Kedua, lawan-lawan politik penguasa. Kriminalisasi adalah suatu keniscayaan ketika aparat hukum dilibatkan dalam politik.
Di sisi lain, cost pemilu sangat besar. Para calon, baik caleg, capres maupun calon kepala daerah, mereka butuh modal besar.
Umumnya, mereka tak mampu membiayai dengan dana pribadi. Dana cekak memaksa mereka harus melibatkan investor.






