Layakkah Anies jadi kambing hitam berkaitan dengan injek rem PSBB? Perlu data untuk menjawab hal ini. Sekaligus melihatnya dengan cara membandingkan antara data Jakarta dengan data nasional dan global. Dengan melihat data, kita bisa lebih obyektif. Tidak imajinatif!
Menghadapi covid-19, selain meminta warga DKI melakukan 3 M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan, Anies juga membuat strategi 3 T: Testing (PCR), tracing (penelusuran) dan treatmen (penanganan di rumah sakit).
Per tanggal 6 september, ada 716.776 warga DKI dites. Ini berarti per 1 juta orang penduduk Jakarta, ada 76.335 yang dites. Bandingkan di tingkat nasional, per 1 juta penduduk, hanya 5.348 yang dites.
Perpekan, warga DKI yang dites PCR berjumlah 59.146 orang. Jauh di atas batas minimal rekomendasi WHO untuk Jakarta yaitu 10.645 Perpekan.
Hasil tes menunjukkan bahwa Kenaikan kasus positif di tingkat nasional secara total rata-rata 14 persen. Di Jakarta jauh lebih rendah, yaitu 7 persen. Pekan terakhir terjadi kenaikan 19,5 di tingkat nasional, dan 12,2 persen di DKI.




