Guncang Dunia atau Berikan Energi dan Pengaruh Positif

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 30 Oktober 2020 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hari Sumpah Pemuda diperingati setiap tanggal 28 Oktober.  (Foto: loremipsumid.wordpress.com)

Hari Sumpah Pemuda diperingati setiap tanggal 28 Oktober. (Foto: loremipsumid.wordpress.com)

Opiniindonesia.com – Tepat 92 tahun yang lalu yaitu 28 oktober sumpah pemuda di gaungkan oleh para founding fathers, dan menjadi tonggak perjalanan pergerakan kemerdekaan Indonesia. 

28 oktober 2020 semua orang mengucapkan Selamat hari Sumpah Pemuda, dengan beberapa kalimat yang membangkitkan semangat untuk banyak hal.

Hampir seluruh instansi, organisasi dan individu mengucapkan hal tersebut dan kita di ajak untuk meresapi serta memaknai tanggal sakral tersebut  tersebut.

“Sumpah pemuda harus dijadikan pelecut semangat, agar kita terus berkarya dan berinovasi, semakin semangat dalam menatap masa depan yang unggul”.

Presiden 1 RI Soekarno mengatakan berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Berikan 10 pemuda maka akan guncang dunia.

Pidato dengan suara lantang dan pekik membara tersebut konteksnya masih zaman pra dan pasca kemerdekaan, wajar para anak muda dibakar semangatnya oleh sang proklamator ketika itu. 

Dalam sejarahnya, Nusantara adalah Atlantis yang hilang pada zaman dahulu, dan pernah menjadi pusat peradaban dunia sebelum india, mesir dan babilonia. sejarah tersebut harus di tonjolkan agar kita tidak lagi menjadi bangsa minder kepada bangsa bangsa lain  dalam menghadapi kemajuan globalisasi.

Menurut sang Pena, anak muda saat ini jangan hanya terpaku pada kalimat mengguncang dunia saja, akan tetapi harus memberikan energi dan pengaruh postif kepada global dan memberikan Cahaya yang menghangatkan dunia.

Anak muda dituntut untuk berkreativitas banyak hal yang bisa di lakukan untuk berkreasi apalagi saat ini sudah zaman 4.0 revolusi industri, dan anak muda jangan ketinggalan akan hal tersebut.

Saya yakin jika anak muda millenial dan para aktivis dituntut untuk kreatif, maka tidak ada lagi pengangguran muda yang hanya mengandalkan ijazah untuk mencari pekerjaaan.

Berita Terkait

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP
Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK
Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi
Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara
Solusi agar Independensi KPK Bisa Diimplementasikan dengan Baik Tanpa Bubarkan Lembaga
Idulfitri: Mengapa Penting untuk Kembali ke Fitrah yang Sejati
Ketimpangan Ekonomi dan Kesenjangan Sosial di Indonesia: Masalah yang Terus Membayangi Perkembangan Demokrasi

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 16 April 2024 - 11:04 WIB

Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:43 WIB

Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:10 WIB

Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi

Rabu, 12 April 2023 - 20:52 WIB

Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara

Berita Terbaru