Habib Riziq Itu Pemimpin Umat yang Mau Mendengar Suara Rakyat

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 12 November 2020 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab. (Foto: metromini.info)

Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab. (Foto: metromini.info)

Kesan justru semakin menguat bahwa Habib Riziq — tentu saja dengan segenap pendukung atau pengikutnya — adalah musuh negara lantaran dari perlakuan dari pihak aparat negara sendiri yang membangun tembok pemisah itu semakin menguat.

Komentar miring jauh sebelum Habib Riziq merencanakan pulang hingga saat tiba di Tanah Air gunjingan pada sosok Habib Riziq justru dibuat MD yang oleh aparat sendiri.

Toh, nyatanya acara penjemputan Habib Rjziq yang menjadi bagian dari fenomena sosoknya yang diidolakan itu semakin menunjukkan adanya yang tak beles dalam tata kenegaraan kita yang mendesak untuk diperbaiki.

Jika tidak, maka situasi maupun kondisinya pasti akan semakin memburuk. Sebab kesan yang terus dibangun dari kehadiran sosok seorang Habib Riziq — tentu saja bersama para pendukung serta pendambanya — dianggap jadi pengganggu.

Seharus semua itu dapatlah dijadikan energi bagi bangsa Indonesia guna membangun kehidupan yang lebih baik serta lebih memberi manfaat bagi rakyat.

Termasuk suara rakyat yang patut didengar dengan cara yang bijak. Toh, Machfud MD sendiri sudah berulang kali menasehati, seperti dalam Ketetapan MPR No. 6 Tahun 2000.

Referensi Habib Riziq itu sebagai pemimpin umat karena mau mendebgar suara rakyat. Boleh jadi beliau sungguh khatam belajar budaya Melayu yang mengajarkan : Raja alim pasti disembah, Raja zalim harus disanggah.

Oleh : Jacob Ereste, Ketua Bidang Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan Federasi Bank, Keuangan dan Niaga (F.BKN) K.SBSI.

Berita Terkait

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP
Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK
Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi
Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara
Solusi agar Independensi KPK Bisa Diimplementasikan dengan Baik Tanpa Bubarkan Lembaga
Idulfitri: Mengapa Penting untuk Kembali ke Fitrah yang Sejati
Ketimpangan Ekonomi dan Kesenjangan Sosial di Indonesia: Masalah yang Terus Membayangi Perkembangan Demokrasi

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 16 April 2024 - 11:04 WIB

Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:43 WIB

Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:10 WIB

Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi

Rabu, 12 April 2023 - 20:52 WIB

Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara

Berita Terbaru