Kini Polisi dan TNI cukup mampu terkendali “secara baik”, namun bukan mustahil perkembangan politik ke depan akan terjadi pembelahan.
Pemihakkan pada rakyat terbentuk secara gradual atau mungkin lebih cepat.
Pemerintahan Jokowi diharapkan arif menimbang cara menangani perbedaan dalam masyarakat. Jangan arogan dan sekedar mengandalkan kekuatan aparat untuk membungkam.
Api kejengkelan rakyat sulit diredam dengan alat paksaan. Ada fase fase tak peduli dengan rambu-rambu protokol. Situasi akan semakin sulit.
Segera kembali untuk berbenah diri membangun iklim dialogis dan konsensus.
Bukankah kandungan sila-sila Pancasila merupakan filosofi, metodologi, dan solusi bagi masalah yang dihadapi bangsa dan negara ?
Jokowi tentu menyadari bahwa dirinya adalah figur yang tidak hebat amat.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya






