Bukan Menantang Pandemi, Munas MUI Harus Jadi Referensi Prokes

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 24 November 2020 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Majelis Ulama Indonesia. /kominfo.go.id.

Gedung Majelis Ulama Indonesia. /kominfo.go.id.

Ini mesti steril, untuk memastikan bahwa mereka sehat dan tidak terpapar virus, kata wakil ketua panitia OC ini. Dan jika ada yang terindikasi terpapar, maka peserta itu tidak diperbolehkan ikut dan akan diminta untuk melakukan isolasi, tegas Kiai Zaitun.

Munas diselenggarakan di aula dengan jarak tempat duduk 4 M, dengan posisi setiap peserta satu meja. Cukup aman, kata Kiai Zaitun yang juga menjadi ketua Satgas Covid-19 MUI ini.

Sementara, untuk konsumsi diantar oleh petugas khusus ke kamar masing-masing. Ini untuk menghindari godaan ngobrol berkerumun yang biasanya lupa dan copot masker.

Di arena munas, ada beberapa petugas khusus yang akan selalu melakukan pengawasan, dan terus menerus mengingatkan kepada para peserta akan pentingnya penegakan protokol kesehatan.

Panitia juga menyiapkan masker, hand sanitizer, selain 500 Swab. Dengan pengawasan yang ketat dari petugas BNPB dan Satgas MUI, Munas diharapkan berjalan lancar tanpa berisiko terpapar Covid-19.

MUI ingin memastikan bahwa selama Munas berlangsung, aturan terkait protokol kesehatan tetap bisa dipatuhi.

Dijamin tak ada kerumunan yang bisa menyebabkan terjadinya penyebaran virus. Dengan begitu, Munas MUI ke X aman dari virus.

Oleh : Ahmad Fatoni, Anggota Satgas MUI.

Berita Terkait

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP
Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK
Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi
Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara
Solusi agar Independensi KPK Bisa Diimplementasikan dengan Baik Tanpa Bubarkan Lembaga
Idulfitri: Mengapa Penting untuk Kembali ke Fitrah yang Sejati
Ketimpangan Ekonomi dan Kesenjangan Sosial di Indonesia: Masalah yang Terus Membayangi Perkembangan Demokrasi

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 16 April 2024 - 11:04 WIB

Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:43 WIB

Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:10 WIB

Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi

Rabu, 12 April 2023 - 20:52 WIB

Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara

Berita Terbaru