Ini mesti steril, untuk memastikan bahwa mereka sehat dan tidak terpapar virus, kata wakil ketua panitia OC ini. Dan jika ada yang terindikasi terpapar, maka peserta itu tidak diperbolehkan ikut dan akan diminta untuk melakukan isolasi, tegas Kiai Zaitun.
Munas diselenggarakan di aula dengan jarak tempat duduk 4 M, dengan posisi setiap peserta satu meja. Cukup aman, kata Kiai Zaitun yang juga menjadi ketua Satgas Covid-19 MUI ini.
Sementara, untuk konsumsi diantar oleh petugas khusus ke kamar masing-masing. Ini untuk menghindari godaan ngobrol berkerumun yang biasanya lupa dan copot masker.
Di arena munas, ada beberapa petugas khusus yang akan selalu melakukan pengawasan, dan terus menerus mengingatkan kepada para peserta akan pentingnya penegakan protokol kesehatan.
Panitia juga menyiapkan masker, hand sanitizer, selain 500 Swab. Dengan pengawasan yang ketat dari petugas BNPB dan Satgas MUI, Munas diharapkan berjalan lancar tanpa berisiko terpapar Covid-19.
MUI ingin memastikan bahwa selama Munas berlangsung, aturan terkait protokol kesehatan tetap bisa dipatuhi.
Dijamin tak ada kerumunan yang bisa menyebabkan terjadinya penyebaran virus. Dengan begitu, Munas MUI ke X aman dari virus.
Oleh : Ahmad Fatoni, Anggota Satgas MUI.






