Tertangkapnya Edhy Prabowo tentu punya risiko politik. Pertama, partai Gerindra jatuh di mata publik. Elektabilitas Gerindra terancam turun.
Dan ini juga mungkin bisa berpengaruh terhadap kader-kader Gerindra yang sedang menjadi calon kepala daerah.
“Ah, gak mau nyoblos calon dari partai korupsi!” Narasi ini bisa dimainkan oleh rival-rivalnya di pilkada desember 2020 nanti.
Setiap tokoh partai tertangkap KPK, ada konsekuensi hilangnya sebagian pendukung.
Hal ini pernah dialami oleh sejumlah partai diantaranya Demokrat dan PPP. Ketua umum ditangkap, elektabilitas langsung ngedrop.
Khususnya PPP di pileg 2019 kemarin. Megap-megap!
Kedua, jika Gerindra tidak cepat dan piawai untuk recovery, ini bisa mengancam rencana Prabowo maju di pilpres 2024.





