SBY Turun Gunung, Prabowo-Sandi Menang

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 27 Desember 2018 - 23:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ELEKTABILITAS PRABOWO – Sandi bisa naik jika SBY turun gunung tahun depan dan aktif mengkampanyekan Prabowo-Sandi, sekaligus tetap konsentrasi pada Pemilu Legislatif untuk menaikkan suara Demokrat.

Perlu kerja keras dari tim koalisi Prabowo-Sandi 2019 di daerah : Papua, NTT, Bali, Jawa Timur, dan paling berat di Jawa Tengah. Pada pemilu 2014, Jawa tengah dan Jawa Timur adalah titik lemah suara Prabowo.

https://opiniindonesia.com/2018/12/22/terkepung-jokowi-makin-sulit-untuk-menang/

Fokus SBY untuk meningkatkan tingkat keterpilihan Prabowo-Sandi bisa dilakukan di Jawa Timur, terutama di wilayah ‘mataraman’, seperti Blitar, pacitan, Madiun dan Malang. SBY masih dianggap figur penting dan berpengaruh di kantong suara Jokowi-Mahruf Amin ini.

Untuk Jawa Tengah basis suara Jokowi-Mahruf Amin bisa diimbangi pasangan Prabowo-Sandi dengan pendirian markas baru BPN di Solo.

Dua lokasi alternatif adalah di kediaman Ketua BPN Prabowo-Sandi, Djoko Santoso (kawasan Kampung Baru) atau dekat kediaman Presiden Jokowi di Sumber, Banjarsari.

Bagaimana pun, tidak ada titik mundur, di 2019 SBY harus ‘all out’ dukung Prabowo-Sandi. Kemenangan akan menjadi ruang yang kondusif bagi AHY di 2024.

SBY punya kompetensi dan kapabilitas yang mumpuni. Dua kali menang dalam pertempuran pilpres (2004 & 2009) adalah fakta politiknya. Bahkan di Pemilu 2009, SBY dengan Partai Demokrat pernah menjadi pemenang dengan 148 kursi atau hampir mendapat 30 persen suara di DPR.

Sebagai sekutu koalisi merah-putih, potensi SBY tidak perlu diragukan lagi. Pasca-perusakan atribut Demokrat di Pekanbaru beberapa waktu lalu, SBY bisa melakukan konsolidasi dengan Gerindra dan mitra koalisi lainnya untuk strategi pemenangan pilpres 2019.

Kemenangan pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandi adalah kemenangan SBY dan Demokrat, dan partai pengusung lainnya. SBY juga bisa tetap mengeluarkan instruksi resmi kepada semua kadernya di daerah untuk memenangkan pasangan Prabowo-Sandi.

Old soldiers never dies…. (*)

[Oleh : Igor Dirgantara. Penulis adalah Direktur Survey & Polling Indonesia (SPIN)]

(*) Untuk membaca tulisan Igor Dirgantara yang lainnya, silahkan KLIK DI SINI.

Berita Terkait

Ketika Layar TV Membesar, Apa yang Sebenarnya Kita Butuhkan?
Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP
Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK
Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi
Martabat MPR Pasca Amandemen UUD 1945, Yusril: Kita Kehilangan Ide Dasar Bernegara
Solusi agar Independensi KPK Bisa Diimplementasikan dengan Baik Tanpa Bubarkan Lembaga
Idulfitri: Mengapa Penting untuk Kembali ke Fitrah yang Sejati

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:34 WIB

Ketika Layar TV Membesar, Apa yang Sebenarnya Kita Butuhkan?

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:11 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 16 April 2024 - 11:04 WIB

Hangatnya Pertemuan Idul Fitri: Diskusi Perkembangan Pasar Modal di BNSP

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:43 WIB

Pemutusan Batas Usia Calon Presiden: Analisis Dr. Fahri Bachmid Menjelang Putusan MK

Rabu, 24 Mei 2023 - 09:10 WIB

Dewan Sengketa Konstruksi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Konstruksi

Berita Terbaru

Pers Rilis

Pemeringkatan QS Asia 2027

Selasa, 3 Nov 2026 - 12:00 WIB